Sunah Idulfitri yang Sering Terlewat: Jalan Berbeda Saat Berangkat dan Pulang
BEKASI, iNewsBekasi.id– Salah satu amalan sunah saat melaksanakan salat Idulfitri adalah menempuh jalan berbeda ketika berangkat dan pulang dari tempat salat. Amalan ini dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW sebagaimana disebutkan dalam sejumlah hadis.
Dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhuma berkata:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ
Artinya: "Nabi shollallahu 'alaihi wasallam apabila keluar pada hari Id akan menempuh jalan yang berbeda." (HR Al-Bukhari 986)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, berkata:
كان النبي صلى الله عليه و سلم كان إذا خرج إلى العيدين رجع في غير الطريق الذي خرج فيه
Artinya: "Dahulu Nabi shollallahu 'alaihi wasallam jika keluar menuju salat dua hari raya, pulangnya menempuh jalan yang berbeda dengan keluarnya." (HR Ahmad 8454, Al-Hakim dalam Al Mustadrak 1099, Al-Baihaqi dalam As-Sunan Ash Shughra 727, Ibnu Khuzaimah 1468)
Imam At-Tirmidzi juga meriwayatkan dengan lafaz:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَرَجَ يَوْمَ الْعِيدِ فِي طَرِيقٍ رَجَعَ فِي غَيْرِهِ
"Dahulu Nabi shollallahu 'alaihi wasallam jika keluar pada hari raya menempuh sebuah jalan, pulangnya beliau melewati jalan yang lain." (HR At-Tirmidzi 541)
Ustaz Farid Nu’man Hasan menjelaskan bahwa kesunnahan ini berlaku umum, baik bagi imam maupun makmum. Namun, tidak ada penjelasan pasti dalam hadis mengenai alasan Rasulullah SAW melakukan hal tersebut.
Editor : Wahab Firmansyah