get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadwal Imsakiyah serta Buka Puasa Bekasi dan Cikarang Hari Ini Sabtu 7 Maret 2026

SPBE Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, 12 Orang Luka Bakar dan Terdengar Beberapa Kali Ledakan

Kamis, 02 April 2026 | 09:08 WIB
header img
Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Mustikajaya, Kota Bekasi. Foto/istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id – Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden ini menyebabkan sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, mengungkapkan bahwa para korban terdiri dari warga sekitar serta karyawan SPBE. Hingga saat ini, proses pendataan korban masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

“Korban sementara ada 12 orang, tersebar di beberapa rumah sakit. Sebagian mengalami luka bakar cukup serius,” kata Kusumo, Kamis (2/4/2026).

Ia menjelaskan, tingkat luka bakar yang dialami korban cukup parah, bahkan mencapai 60 hingga 70 persen pada beberapa kasus. Meski demikian, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Kusumo berharap tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sembari memastikan proses pendataan terus diperbarui.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di area SPBE.

Pelaksana Tugas Kepala Disdamkarmat Kota Bekasi, Heryanto, menyebut api berasal dari dalam fasilitas pengisian gas dan sempat memicu ledakan saat proses pengisian mobil tangki.

“Kami menduga ada arus pendek listrik yang kemudian memicu kebakaran hingga meluas,” ujar Heryanto.

Laporan kebakaran diterima sekitar pukul 20.00 WIB. Petugas langsung mengerahkan 15 unit mobil pemadam dengan sekitar 100 personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Api utama berhasil dikendalikan, namun proses pendinginan masih berlangsung guna mencegah potensi kebakaran susulan akibat sisa gas.

Menurut Heryanto, proses pemadaman menghadapi kendala berupa titik api yang sulit dijangkau serta risiko ledakan lanjutan dari gas elpiji.

Beruntung, petugas berhasil mengamankan tangki elpiji berkapasitas sekitar 50.000 kilogram yang berpotensi memperparah dampak kebakaran jika ikut terbakar.

“Kalau tangki itu sampai terbakar, dampaknya bisa jauh lebih besar,” ujarnya.

Akibat kejadian ini, fasilitas SPBE mengalami kerusakan berat. Hingga kini, petugas masih melakukan pendinginan dan pengamanan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut