Korban Jiwa Kebakaran SPBE Cimuning Jadi 4 Orang, Kakak Beradik Meninggal Dunia
BEKASI, iNewsBekasi.id- Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi, kembali bertambah menjadi empat orang. Korban terbaru adalah Aulia Putri Budiasti yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Aulia diketahui merupakan kakak dari Sapta Prihantono, pelajar kelas X SMK Negeri 15 Kota Bekasi yang lebih dahulu meninggal dunia pada Selasa, 7 April 2026 di RSCM Jakarta. Keduanya menjadi korban jiwa dalam insiden kebakaran yang terjadi awal April lalu.
Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, menyampaikan bahwa seluruh korban meninggal dunia akibat luka bakar serius saat menjalani perawatan di rumah sakit.
“Korban meninggal dunia hingga kini empat orang. Seluruh korban meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit," kata Maka, Kamis (9/4/2026).
Menurutnya, Aulia dan Sapta mengalami luka bakar lebih dari 90 persen di hampir seluruh tubuh. Selain keduanya, dua korban lain yang meninggal dunia adalah petugas keamanan SPBE, yakni Suyadi (62) dan Jaimun (61), yang juga mengalami luka bakar parah di atas 90 persen.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Rabu, 1 April 2026, yang dipicu oleh ledakan di area SPBE. Insiden ini menyebabkan sedikitnya 22 orang mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang berbeda.
Sejumlah korban sempat berupaya menyelamatkan diri saat ledakan terjadi. Salah satu korban yang merupakan pelajar dilaporkan mencoba menghindari kobaran api sebelum akhirnya dievakuasi oleh warga sekitar.
Editor : Wahab Firmansyah