get app
inews
Aa Text
Read Next : Biaya Haji 2027 Diperkirakan Rp42,9 Juta, Kemenhaj Usul Rp107,3 Juta

Kisah Menggetarkan Pedagang Rujak Naik Haji, Lantunkan Selawat Sambil Nabung 27 Tahun

Sabtu, 25 April 2026 | 08:09 WIB
header img
Perjuangan pedagang rujak Istoifah Aminah berbuah manis. Wanita asal Kota Cirebon ini naik haji tahun ini. (Foto: Istimewa).

CIREBON, iNewsBekasi.id – Perjalanan panjang penuh kesabaran akhirnya mengantarkan Istoifah Aminah (57), seorang pedagang rujak asal Kota Cirebon, Jawa Barat, menunaikan ibadah haji pada tahun ini. Perempuan yang tinggal di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi ini  dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 8 Mei 2026.

Selama puluhan tahun, Istoifah menjalani kehidupan sederhana sebagai penjual rujak di pinggir jalan. Dengan penghasilan yang tidak menentu, dia tetap konsisten menyisihkan sebagian kecil pendapatannya untuk mewujudkan impian beribadah ke Tanah Suci. Upaya itu dilakukannya selama 27 tahun tanpa henti.

Selama 27 tahun terakhir, dia dengan sabar menyisihkan sebagian kecil keuntungan dari jualan rujaknya. Kesabaran ini dia jalani demi satu impian besarnya yakni, bersujud di depan Kakbah. 

Apalagi melihat perjuangannya, terselip kisah yang menggetarkan hati. Setiap kali musim haji tiba dan melihat rombongan pengantar haji melintas, Istoifah tak kuasa menahan tangis.

Sambil mengelus dada dan melantunkan selawat nabi, dia hanya bisa berdoa dalam hati kapan giliran dirinya yang akan diantar oleh rombongan tersebut. 

Sementara, sebagai tulang punggung keluarga, Istoifah harus memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menabung untuk biaya haji. Namun, keterbatasan ekonomi tidak menyurutkan tekadnya untuk menjalankan rukun Islam kelima.

"Setiap melihat orang berangkat haji, saya menangis sedu. Saya cuma bisa bershalawat dan bertanya dalam hati, kapan saya bisa seperti mereka," ujar Istoifah, Jumat (24/4/2026).

Kini, penantian panjang itu berbuah manis. Nenek satu cucu tersebut mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk keberangkatannya, mulai dari perlengkapan ibadah, obat-obatan, hingga bekal sederhana selama berada di Tanah Suci.

Keberhasilan Istoifah menjadi bukti bahwa ketekunan, doa, dan niat yang kuat mampu mengantarkan seseorang meraih impian, meski di tengah keterbatasan. Dari yang dulu hanya menyaksikan keberangkatan jemaah dengan air mata, kini dia justru menjadi bagian dari rombongan yang akan berangkat menuju Baitullah.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut