Gerbong Wanita KRL Bekasi Sepi usai Kecelakaan Kereta, Ini Kata Warganet
JAKARTA, iNewsBekasi.id – Suasana berbeda terlihat pada rangkaian KRL Commuter Line rute Bekasi pascakecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek. Salah satu perubahan mencolok terjadi pada gerbong khusus wanita yang tampak jauh lebih sepi saat tiba di Stasiun Jatinegara.
Fenomena ini mencuat dari unggahan warganet di media sosial Threads yang memperlihatkan kondisi gerbong wanita yang tidak seperti biasanya. Dalam unggahan tersebut, terlihat kursi hingga area berdiri di dalam gerbong relatif lengang, padahal biasanya padat terutama pada jam sibuk.
"Di stasiun Jatinegara, kereta dari Bekasi, gerbong wanitanya kosong," tulis salah satu pengguna, dikutip Rabu (29/4/2026).
Kondisi tersebut langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Sebagian menduga penurunan jumlah penumpang di gerbong wanita dipengaruhi oleh rasa trauma pascakecelakaan yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
"Mungkin masih trauma dgn kejadian kemarin, yg liat dari berita aja udah terasa mencekam, apalagi yg lihat langsung," tulis akun @zul***.
"Biasa gerbong cewe tuh tempat survive, sekarang pada trauma," tulis akun @ari_***.
"Wajar sih, ngelihat gerbong jebol sama kereta lain tuh asli horror banget," tulis akun @elvvv****.
Selama ini, gerbong khusus wanita dikenal sebagai salah satu bagian paling padat di rangkaian KRL, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja. Namun, kondisi terkini menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola penggunaan oleh penumpang.
Meski demikian, operasional KRL Commuter Line rute Bekasi saat ini telah kembali berjalan normal. Pihak terkait memastikan layanan tetap beroperasi sesuai jadwal, meskipun rasa aman dan kepercayaan sebagian pengguna transportasi publik masih dalam proses pemulihan pascakejadian.
Editor : Wahab Firmansyah