Waspada! Pesisir Bekasi Berpotensi Diterjang Banjir Rob Awal Mei
JAKARTA, iNewsBekasi.id– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diperkirakan terjadi hingga 13 Mei 2026. Sejumlah wilayah pesisir, termasuk kawasan Bekasi, masuk dalam daftar daerah yang berpotensi terdampak.
Wilayah pesisir Bekasi seperti Muara Gembong dan Tarumajaya diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir rob yang diprediksi terjadi pada 1 hingga 7 Mei 2026.
Dalam keterangan resminya, BMKG menjelaskan bahwa fenomena alam menjadi salah satu pemicu utama meningkatnya potensi banjir rob.
"Adanya fenomena Fase Bulan Purnama pada 2 Mei 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia," tulis BMKG, Kamis (30/4/2026).
BMKG juga mengingatkan bahwa banjir rob dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pesisir. Dampak yang mungkin terjadi meliputi aktivitas bongkar muat di pelabuhan, kegiatan warga di permukiman pesisir, hingga sektor tambak garam dan perikanan darat.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari Pasang Maksimum Air Laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," ucap BMKG.
Dengan adanya peringatan ini, masyarakat di wilayah pesisir Bekasi diharapkan lebih siap menghadapi potensi banjir rob dan rutin memantau informasi resmi guna meminimalisir risiko kerugian.
- Pesisir Medan Belawan
- Pesisir Medan Labuhan
- Pesisir Medan Marelan
- Pesisir Batam: 1-5 Mei 2026
- Pesisir Dabo Singkep: 4-11 Mei 2026
- Pesisir Karimun: 1-7 Mei 2026
- Pesisir Bintan: 1-8 Mei 2026
- Pesisir Bangka
- Pesisir Belitung
Editor : Wahab Firmansyah