Didukung Infrastruktur Lengkap, Jababeka Bizpark Jadi Magnet Baru Pelaku Usaha dan Investor
KawaSementara pada tahap kedua, Jababeka memperkenalkan konsep terbaru 2-in-1 dengan luas 9 x 20 meter. Produk ini kembali mendapat respons positif dengan tingkat penyerapan pasar mencapai 90 persen.
"Capaian ini semakin menegaskan tingginya minat pasar terhadap produk yang fleksibel, fungsional, dan relevan dengan kebutuhan bisnis modern," ujarnya.
Selain menawarkan produk properti komersial, Jababeka Bizpark juga unggul dari sisi infrastruktur logistik. Kawasan ini memiliki konektivitas langsung menuju Cikarang Dry Port serta terhubung melalui jalur kereta api hingga Pelabuhan Tanjung Priok, menjadikannya sebagai pusat distribusi ekspor-impor yang efisien dan terintegrasi.
Kemudahan distribusi juga didukung empat akses tol utama, jalan kawasan berkapasitas besar untuk kendaraan kontainer, serta sistem keamanan terpadu melalui one gate system, teknologi laser beam, CCTV, dan akses privat.
Dengan captive market yang besar — lebih dari 1,2 juta populasi, 10.000 ekspatriat, 730.000 tenaga kerja, dan 132.000 pelajar — kawasan Jababeka dinilai sangat potensial bagi bisnis B2C. Sementara untuk sektor B2B, keberadaan lebih dari 2.000 perusahaan nasional dan multinasional membuka peluang kolaborasi bisnis yang luas.
Momentum serah terima unit ini juga dimanfaatkan Jababeka untuk memperkuat jejaring bisnis melalui pertemuan eksklusif yang mempertemukan pemilik properti, pelaku usaha, dan investor dalam satu ekosistem.
"Acara ini menjadi momentum strategis yang mempertemukan para pelaku usaha, pemilik properti, serta investor di kawasan Jababeka sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Asia. Momentum ini tidak hanya memperkuat jejaring, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan dan bernilai tambah. Jababeka hadir bukan sekadar sebagai penyedia properti, melainkan sebagai ekosistem terintegrasi yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi bisnis secara optimal,” tuturnya.
Editor: Wahab Firmansyah