Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Besar Kejaksaan, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana
Advertisement . Scroll to see content

Viral Oknum Polisi Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Pondok Gede Bekasi, Ini Faktanya!

Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:14 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Viral Oknum Polisi Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Pondok Gede Bekasi, Ini Faktanya!
Pelaku pelecehan seksual terhadap bocah yang diharapkan oknum anggota Polri. Foto/IG Bidpropam Polda Metro Jaya

BEKASI, iNewsBekasi.id- Warganet Bekasi dihebohkan dengan viralnya video oknum polisi melakukan pelecehan seksual di Pondok Gede, Kota Bekasi. Belakangan terungkap pelaku yang sempat dihakimi massa bukan lah anggota Polri. 

Dalam video yang beredar terlihat seorang pria tua yang mengenakan seragam warna cokelat dipukuli massa lantaran tertangkap tangan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang bocah perempuan.

Warga yang geram melihat ulah bejat pelaku, melayangkan bogem mentah bertubi-tubi ke wajah dan badan pelaku. "Itu pelaku katanya oknum polisi, ketahuan sama warga korbannya anak kecil," ujar seorang warga dalam video yang diterima iNews Bekasi pada Jumat (1/5/2026). 

Diketahui aksi pelecehan seksual tersebut terjadi di Kompleks Chandra Lama, Pondok Gede, Kota Bekasi. Usai viralnya video tersebut Bidang Propam Polda Metro Jaya melalui akun Instagram @bidpropam_polda_metro_jaya menyatakan pelaku bukan lah anggota Polri. 

"Beredar video di media sosial yang menampilkan dugaan tindakan pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan oleh seseorang yang diduga anggota Polri. Namun berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa pelaku pelecehan seksual tersebut bukan anggota Polri, melainkan banpol (bantuan polisi) di Polsek Pondok Gede, Polres Metro Bekasi," tulis akun tersebut dikutip iNews Bekasi.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut