Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Besar Kejaksaan, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana
Advertisement . Scroll to see content

UI Latih Puluhan UMKM Bekasi Kuasai Digital Marketing, Branding hingga Keuangan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:06 WIB
  • author Wahab Firmansyah
UI Latih Puluhan UMKM Bekasi Kuasai Digital Marketing, Branding hingga Keuangan
Universitas Indonesia bersama mitra internasional melatih 55 UMKM Bantar Gebang Bekasi go digital. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id- Sebanyak 55 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMKM) di wilayah Bantar Gebang, Kota Bekasi, mendapat pelatihan transformasi digital melalui Program Pengabdian Masyarakat Internasional 2026 yang digelar Universitas Indonesia bersama sejumlah mitra nasional dan internasional. Program ini difokuskan untuk memperkuat daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, branding, hingga pengelolaan keuangan usaha.

Kegiatan kolaboratif tersebut melibatkan Binus University, UniKL Business School Malaysia, serta Universiti Sultan Zainal Abidin. Program ini juga mendapat dukungan pendanaan hibah Community Development World Class University (WCU) Skema Inbound dari Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi Sosial UI.

Ketua tim pengabdi, Dewi Lusiana, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku pasar yang semakin digital.

“UMKM perlu naik kelas dengan memanfaatkan teknologi, baik dalam pemasaran, branding, maupun pengelolaan keuangan,” ujarnya saat kegiatan berlangsung di Kelurahan Ciketing Udik, Kota Bekasi pada Sabtu (2/5/2026).

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Lurah Ciketing Udik, Usep Sudharma Wijaya. Ia menilai digitalisasi kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha mikro agar mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Digitalisasi sudah menjadi kebutuhan utama. Kegiatan ini sangat membantu UMKM memahami cara mengembangkan usahanya,” katanya.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai transformasi bisnis di era digital, termasuk optimalisasi platform e-commerce, penggunaan sistem pembayaran digital, hingga strategi pemasaran berbasis media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp Business untuk meningkatkan visibilitas produk serta mendorong penjualan.

Selain aspek pemasaran, literasi keuangan juga menjadi fokus utama program. Para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan keuangan usaha, pemisahan keuangan pribadi dan bisnis, serta penggunaan aplikasi keuangan sederhana untuk mendukung tata kelola usaha yang lebih sehat dan terukur.

Tak hanya berhenti pada sesi pelatihan, program ini akan berlanjut ke tahap mentoring dan pendampingan intensif. Melalui tahapan lanjutan tersebut, pelaku UMKM akan mendapat bimbingan implementasi strategi digital, penguatan identitas merek, serta praktik pengelolaan keuangan usaha secara langsung di lapangan.

Kolaborasi lintas negara ini diharapkan mampu menciptakan UMKM yang adaptif, kompetitif, dan siap menembus pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital secara maksimal.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif berdiskusi mengenai tantangan usaha serta peluang pengembangan bisnis di era ekonomi digital.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut