get app
inews
Aa Text
Read Next : GlobalHealth Asia-Pacific Digelar di Jakarta, Soroti AI hingga Wisata Medis

Isi Voice Note Terakhir dr Myta sebelum Meninggal: Aku Mau Minta Tolong

Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:21 WIB
header img
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ungkap kronologi dr Myta. Foto: Niko

BEKASI, iNewsBekasi.id - Isi voice note terakhir dr Myta sebelum Meninggal begitu memilukan. Hal ini diungkap Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam kronologi kondisi kesehatan dr Myta Aprilia Azmi sebelum meninggal saat menjalani program internship di RSUD KH Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi. 

Voice note terakhir almarhumah kepada rekan sesama dokter internship terdengar lirih karena menahan sesak napas.

Dalam pemaparan hasil investigasi, Kemenkes memutar sejumlah voice note yang dikirim dr Myta kepada rekannya saat kondisinya mulai menurun. 

Pada rekaman tersebut, dr Myta meminta bantuan untuk menggantikan jadwal jaga pagi karena merasa sudah tidak kuat menjalani tugas.

“Asti… aku… aku mau minta tolong. Jadi kalau di jadwal kan Asti ini ya apa libur. Aku mau minta tolong gantiin jadwal aku yang pagi ini. Kalau misalnya kamu bisa, hari ini aja,” demikian isi voice note dr Myta.

Suara dr Myta dalam rekaman itu terdengar pelan dan terputus-putus. Kemenkes menyebut, saat itu kondisi almarhumah memang sudah mengalami sesak napas setelah beberapa hari sebelumnya mengeluhkan batuk, pilek dan demam.

Plt Dirjen Inspektorat Kementerian Kesehatan, Rudi Supriatna Nata Saputra mengatakan, dr Myta mulai merasakan sakit sejak akhir Maret 2026. Namun, dia masih tetap menjalani tugas jaga di IGD meski kondisinya belum pulih.

“Jadi dokter Myta sudah sakit semenjak tanggal 31 Maret. Jadi dokter Myta ini menyampaikan keluhannya ke dokter M yang merupakan rekan isip (internship) di tanggal 1 April,” kata Rudi.

Kondisi dr Myta terus menurun hingga 13 April 2026 yang bertepatan dengan hari ulang tahunnya. Saat itu, dia bahkan sempat mendapat pemasangan infus usai menjalani tugas jaga malam di IGD.

“Nah, berikutnya di tanggal 11 ini dokter MAA masih jaga pagi di IGD dengan kondisi masih batuk pilek demam. Diberikan obat oleh dokter IGD demikianpun di tanggal 12. Nah, di tanggal 13 April di mana 13 April ini hari ulang tahun dari dokter MAA. Jadi, dia mendapatkan infus pasca jaga malam. Kemudian di UGD dia mendapatkan infus dipasang infus,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenkes juga memperlihatkan video saat dr Myta merayakan ulang tahunnya bersama rekan-rekannya. Dalam video itu, dr Myta tampak memotong tumpeng dengan tangan yang sudah terpasang selang infus.

Rudi mengatakan, rekan internship yang menerima voice note tersebut akhirnya bersedia menggantikan jadwal jaga dr Myta di IGD. “Ya, selanjutnya berdasarkan informasi keterangan dari rekannya, dokter A ini bersedia menggantikan dokter MAA untuk jaga di IGD,” ucap dia.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut