Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sidang Perdana Dokter Tifa, Jaksa Sebut Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya
Advertisement . Scroll to see content

Eks Penasihat Spiritual Jokowi: Dalang Isu Ijazah Palsu adalah Beliau Sendiri

Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Eks Penasihat Spiritual Jokowi: Dalang Isu Ijazah Palsu adalah Beliau Sendiri
Mantan penasihat spiritual Jokowi, Sri Eko Sriyanto Galgendu. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Mantan penasihat spiritual Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Sri Eko Sriyanto Galgendu, melontarkan pernyataan kontroversial terkait polemik isu ijazah palsu yang menyeret nama Jokowi.

Pernyataan itu disampaikan Sri Eko dalam diskusi bertajuk JK Effect dan Nasib Trah Jokowi 2029 yang digelar Obor Rakyat Reborn di Jakarta Pusat, Sabtu (16/5/2026).

“Kalau kemudian kita bicara masalah ijazah palsu Pak Jokowi, maka saya selalu memberikan suatu pemahaman siapa yang sebenarnya menjadi dalang suatu permasalahan,” ujar Sri Eko.

Dalam paparannya, Sri Eko mengaitkan polemik tersebut dengan legenda Joko Tingkir. Dia menceritakan tentang kisah banteng yang dibuat mengamuk dengan memasukkan binatang orong-orong ke telinganya sebelum dibawa ke alun-alun dekat kerajaan.

“Kemudian banteng tersebut diberi binatang yang namanya orong-orong. Binatang ini dimasukkan ke telinganya. Banteng tersebut kemudian dibawa ke alun-alun. Alun-alun adalah tempat yang dekat dengan tempat raja. Sehingga kemudian banteng ini mengamuk,” tutur Sri Eko.

Dia menjelaskan, dalam cerita tersebut sang raja mengadakan sayembara bagi siapa saja yang mampu menaklukkan banteng untuk dijadikan menantu kerajaan. Menurut Sri Eko, Joko Tingkir kemudian tampil sebagai sosok pahlawan.

Sri Eko pun menegaskan pandangannya terkait polemik ijazah palsu Jokowi. Bahkan, dia meminta kalimat tersebut terus disampaikan setiap kali isu itu dibahas.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut