get app
inews
Aa Text
Read Next : Plt Bupati Bekasi Evaluasi Dirum Perumda Tirta Bhagasasi, Karyawan Protes Kebijakan Manajemen

Banyak Ekspatriat dan Kawasan Industri, Kabupaten Bekasi Didorong Punya Kantor Imigrasi

Rabu, 20 Mei 2026 | 10:58 WIB
header img
DPRD Kabupaten Bekasi mendorong segera dibentuk kantor Imigrasi di Kabupaten Bekasi. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id – DPRD Kabupaten Bekasi mendorong Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI segera membentuk kantor Imigrasi di Kabupaten Bekasi. Kehadiran layanan keimigrasian dinilai penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat iklim investasi di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron Hanas, mengatakan kebutuhan layanan keimigrasian di Kabupaten Bekasi terus meningkat setiap tahun. Selain tingginya permohonan paspor untuk perjalanan luar negeri dan ibadah umrah, kawasan industri di Bekasi juga dipenuhi tenaga kerja asing serta ekspatriat.

“Selama ini warga harus ke Kota Bekasi atau Karawang untuk mengurus dokumen keimigrasian. Kalau kantor Imigrasi hadir di Kabupaten Bekasi tentu pelayanan akan jauh lebih cepat dan mudah,” kata Ade, Rabu (20/5/2026).

Menurut Ade, keberadaan kantor Imigrasi akan memberikan nilai tambah bagi para investor. Kemudahan layanan keimigrasian dinilai mampu memperkuat citra Kabupaten Bekasi sebagai daerah ramah investasi dan siap mendukung kebutuhan industri.

DPRD Kabupaten Bekasi, lanjut dia, akan segera berkoordinasi dengan Plt Bupati Bekasi agar pengajuan resmi pembentukan kantor Imigrasi dapat segera disampaikan kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.

Ade juga memastikan pemerintah daerah siap mendukung kebutuhan lahan untuk pembangunan kantor Imigrasi. Menurutnya, kebutuhan lahan sekitar satu hektare bukan persoalan besar karena masih banyak aset daerah yang dapat dioptimalkan.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non-TPI Bekasi, Anggi Wicaksono, menilai keberadaan kantor Imigrasi di Kabupaten Bekasi akan mempermudah pengawasan keimigrasian sekaligus mempercepat respons operasional petugas di lapangan.

Menurut Anggi, saat ini petugas membutuhkan waktu cukup lama untuk menjangkau wilayah Kabupaten Bekasi, khususnya saat melakukan operasi pengawasan terhadap warga negara asing.

“Kalau ada operasi besar tentu membutuhkan mitigasi yang lebih kompleks karena jarak tempuh cukup jauh,” katanya.

Ia menyebut Kabupaten Bekasi sebenarnya sudah sangat layak memiliki kantor Imigrasi sendiri jika dilihat dari jumlah penduduk dan aktivitas industrinya yang sangat tinggi.

Sembari menunggu proses pembentukan kantor definitif, pihak Imigrasi juga membuka peluang menghadirkan layanan paspor sementara di Mal Pelayanan Publik maupun kantor pemerintah daerah.

“Minimal masyarakat bisa mendapatkan layanan Imigrasi lebih dekat tanpa harus keluar Kabupaten Bekasi,” ungkapnya

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut