get app
inews
Aa Text
Read Next : 5 Dekade Musisi legendaris Jepang Haruomi Hosono, Masuk Fase Baru lewat Note of Mothership

Mengupas 10 Lagu Slank di Album Republik Fufufafa, Padukan Kritik Sosial dan Cinta

Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:07 WIB
header img
Grup band Slank meluncurkan album studio ke-26 bertajuk "Republik Fufufafa". (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Grup band Slank kembali menjadi sorotan setelah resmi meluncurkan album studio ke-26 bertajuk "Republik Fufufafa" di Markas Slank, Jalan Potlot 14, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (5/6/2026). Pasalnya, album tersebut mengangkat isu-isu sosial. 

"Slank mengangkat empat unsur utama, yaitu cinta, alam, sosial, dan youth (anak muda). Sesuai dengan ciri khasnya, Slank juga masih menyelipkan kritik sosial dalam beberapa lagu, salah satunya Jangan Rakus," kata Bimbim

Vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji atau akrab disapa Kaka menambahkan bahwa album Republik Fufufafa lahir dari fenomena sosial yang ramai diberitakan hingga masuk dalam karya musik. 

"Lirik-lirik di album ini bukan hal yang mengada-ada. Kita mencoba men-capture dari berita-berita yang ada di media tentang kondisi yang ada," kata Kaka.

Dijelaskan lebih lanjut, menghadirkan lagu-lagu yang merefleksikan realitas sosial merupakan salah satu bentuk kontribusi musisi dalam merespons situasi yang tengah terjadi di masyarakat. 

Ada 10 lagu baru yang dihadirkan di album "Republik Fufufafa", dua lagu sudah lebih dulu diperkenalkan, yakni “Republik Fufufafa” dan “PPN 12%”, di mana tembang ciptaan Bimbim ini sempat menggemparkan publik dan menjadi trending topic di berbagai platform media sosial.  
Sementara, pada peluncuran album Republik Fufufafa, Slank memperkenalkan lagu lainnya. Rusak Ancur misalnya. Perkenalan kagu ini diiringi dengan perilisan music video. 

Rusak Ancur yang diciptakan Bimbim ini menjadi alat penyampaian kritik keras Slank atas kerusakan alam yang terjadi akibat ulah banyak pihak. 

Lagu berikutnya adalah Jangan Rakus yang diciptakan Kaka. Pada kesempatan ini, Slank mengingatkan untuk semua agar merasa berkecukupan. Kaka mengistilahkannya, "ambil yang kau perlu, makan yang kau butuh". Istilah masa kini, jangan jadi kaum mendang-mending yang kerap membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Sesuai potongan liriknya, "diikutin gak cukup-cukup, ngebandingin orang melulu". 

Sebuah lagu ciptaan Bimbim yang menjadi alat penyampaian kritik keras Slank, atas kerusakan alam yang terjadi akibat ulah banyak pihak. Berikutnya ada lagu Jangan Rakus yang diciptakan oleh Kaka, sebagai pengingat untuk Kita semua agar merasa berkecukupan dengan "Ambil yang Kau perlu, makan yang Kau butuh". 

Istilah masa kini, jangan jadi Kaum Mendang-Mending yang kerap membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Sesuai potongan liriknya, "Diikutin gak cukup2, ngebandingin orang melulu". 
Urutan kelima ada lagu Di Dekatmu yang diciptakan Kaka dan Bimbim. Lagu ini menjadi pembeda karena tidak mengabil isu sosial, melainkan tentang cinta dan menjadi andalan Slank. Di Dekatmu ini memiliki lirik sederhana dengan bahasa slengean tentang pria yang membutuhkan sosok wanita di dekatnya. Musiknya dibalut dengan aransemen yang melankolis, namun elegan. 

Demikian dengan lagu My Rinduku. Tembang ini memiliki lirik yang sangat simple dan to the point. Tanpa banyak kata, tapi cukup untuk mewakili rasa rindu terhadap pasangan. Suara siulan bibir yang sudah lama tidak terdengar di lagu Slank, kembali disematkan di lagu ciptaan Bimbim yang juga mengangkat aransemen rock n' roll-nya Slank. 

Bimbim juga mencurahkan perasaannya ketika kehilangan dari sosok panutan, yaitu Pak Sidharta. Rasa kehilangan dan kerinduan mendalam itu dicurahkan lewat lagu Papa Sid yang dinyanyikan Bimbim. 

Untuk track ke-8, Slank memilih lagu Bunga Rindu. Salah satu lagu Slank yang menghadirkan nuansa baru dalam aransemennya. Lagu yang berkisah tentang gadis menawan yang tanpa disangka memiliki kisah kelam. 

Dilanjutkan dengan lagu Buka Baju yang membuktikan bahwa Slank masih slengean, di mana liriknya terdengar nakal yang membebaskan para pendengar untuk menginterpretasikan lagu ini sesuai keinginan masing-masing. 

Di urutan terakhir album Republik Fufufafa, Bimbim cs menelurkan lagu Ku Tak Mungkin. Sebuah lagu cinta dengan balutan musik yang nyaman di telinga, layaknya lagu-lagu hits Slank sebelumnya. 

Tembang ini dipastikan dapat menyuarakan wujud kesetiaan terhadap pasangan, tanpa kenal batasan. 

Track Album Republik Fufufafa 

1. Republik Fufufafa (Ciptaan: Bimbim) 
2. Rusak Ancur (Ciptaan: Bimbim) 
3. Jgn Rakus (Ciptaan: Kaka) 
4. Di Dekatmu (Ciptaan: Kaka & Bimbim) 
5. My Rinduku (Ciptaan: Bimbim) 
6. Papa Sid (Ciptaan: Bimbim) 
7. PPN 12% (Ciptaan: Bimbim) 
8. Bunga Rindu (Ciptaan: Bimbim) 
9. Buka Baju (Ciptaan: Bimbim) 
10. Ku Tak Mungkin (Ciptaan: Bimbim) 

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut