Konflik Iran-Israel Kembali Memanas, Arab Saudi Tiba-Tiba Aktifkan Alarm Serangan Udara
RIYADH, iNewsBekasi.id – Otoritas Arab Saudi mengaktifkan peringatan serangan udara di Provinsi Al Kharj, Senin (8/6/2026), menyusul meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan Timur Tengah. Warga sempat diminta berlindung dan tidak meninggalkan lokasi aman hingga situasi dinyatakan terkendali.
Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan tersebut kepada penduduk Al Kharj karena adanya potensi ancaman bahaya. Namun, otoritas tidak menjelaskan secara rinci sumber maupun jenis ancaman yang dimaksud.
Dalam pengumumannya, petugas meminta masyarakat tetap berada di tempat aman dan mengikuti arahan resmi pemerintah hingga peringatan dicabut.
Tak lama setelah peringatan dikeluarkan, Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengumumkan pencabutan status bahaya di Provinsi Al Kharj. Meski demikian, pihak berwenang tetap tidak memberikan penjelasan detail mengenai insiden yang memicu peringatan tersebut.
Peringatan itu muncul di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan setelah serangan Iran terhadap Israel yang memicu aksi balasan. Situasi semakin memanas setelah kelompok Houthi di Yaman turut melancarkan serangan ke wilayah Israel.
Di sisi lain, militer Iran membantah tuduhan bahwa pihaknya melakukan serangan terhadap Arab Saudi.
Seorang sumber pejabat militer Iran menegaskan bahwa pasukan Iran tidak meluncurkan serangan ke Pangkalan Udara Al Kharj yang berada di wilayah Arab Saudi.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menepis spekulasi yang berkembang terkait kemungkinan keterlibatan Iran dalam ancaman yang memicu aktivasi sistem peringatan udara di Provinsi Al Kharj.
Editor: Wahab Firmansyah