Indonesia dan 9 Negara Kutuk Israel usai Penangkapan Aktivis Global Sumud Flotilla
JAKARTA, iNewsBekasi.id - Indonesia bersama sembilan negara mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat kapal misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di perairan Siprus, Mediterania Timur. Dalam insiden tersebut, sejumlah warga sipil dan aktivis kemanusiaan dilaporkan turut ditahan.
Selain Indonesia, negara-negara yang ikut menyampaikan kecaman yakni Turki, Bangladesh, Brasil, Kolombia, Yordania, Libya, Maladewa, Pakistan, dan Spanyol. Sikap bersama itu disampaikan melalui pernyataan resmi para Menteri Luar Negeri pada Selasa (19/5/2026).
“Menteri Luar Negeri Republik Turki, Republik Rakyat Bangladesh, Republik Federatif Brasil, Republik Kolombia, Republik Indonesia, Kerajaan Hashemite Yordania, Negara Libya, Republik Maladewa, Republik Islam Pakistan, dan Kerajaan Spanyol mengutuk keras serangan Israel yang kembali dilancarkan terhadap Armada Global Sumud,” tulis pernyataan bersama para Menteri Luar Negeri.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa armada Global Sumud merupakan misi kemanusiaan sipil yang bertujuan menarik perhatian dunia terhadap penderitaan rakyat Palestina di tengah konflik berkepanjangan di Gaza.
“Sebuah inisiatif kemanusiaan sipil damai yang bertujuan untuk menarik perhatian internasional terhadap penderitaan kemanusiaan yang dahsyat yang dialami rakyat Palestina,” sambung pernyataan itu.
Editor : Wahab Firmansyah