Ngeri! Aktivis Global Sumud Flotilla Disetrum dan Dilecehkan di Tahanan Israel
ISTANBUL, iNewsBekasi.id - Para aktivis kemanusiaan dari Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditahan pasukan Israel dilaporkan mengalami berbagai bentuk penyiksaan selama berada di tahanan. Sebanyak 430 aktivis dari lebih dari 40 negara ditahan di penjara Pelabuhan Ashdod setelah kapal mereka dicegat di perairan internasional dekat Siprus, sekitar 400 kilometer dari Gaza, Senin lalu.
Kelompok advokasi hak asasi manusia sekaligus tim kuasa hukum para aktivis, Adalah, mengungkap adanya tindakan kekerasan fisik dan psikologis yang dialami para tahanan.
“Para aktivis mengalami tindakan setrum, selain pelecehan fisik dan psikologis, dalam tahanan Israel,” tulis Adalah dalam keterangannya.
Menurut laporan tersebut, sedikitnya tiga aktivis harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka serius. Sementara puluhan lainnya dilaporkan mengalami patah tulang rusuk hingga kesulitan bernapas akibat kekerasan selama proses penahanan.
Tim hukum Adalah juga mengumpulkan kesaksian dan dokumentasi terkait dugaan penggunaan sengatan listrik berulang kali terhadap para aktivis GSF.
Selain itu, para aktivis disebut dipaksa berada dalam posisi yang menyakitkan dan merendahkan selama proses pemindahan menuju Pelabuhan Ashdod. Mereka dilaporkan harus berjalan sambil membungkuk dan berlutut dalam waktu lama.
Editor : Wahab Firmansyah