Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menuju Usia 35 Tahun, Amway Indonesia Sasar 3.500 Keluarga dengan Program Ini
Advertisement . Scroll to see content

Kemenkes Keluarkan Peringatan Kemarau Panjang Juni 2026, Anak-Anak dan Lansia Paling Rentan

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:35 WIB
  • author Muhammad Sukardi
Kemenkes Keluarkan Peringatan Kemarau Panjang Juni 2026, Anak-Anak dan Lansia Paling Rentan
Ilustrasi, Kemenkes memperingatkan bahaya kemarau panjang Juni 2026. (Foto: Istimewa).

Risiko Gangguan Kesehatan saat Kemarau Panjang

Menurut Kemenkes, musim kemarau tidak hanya identik dengan cuaca panas, tetapi juga berdampak pada penurunan kualitas udara dan berkurangnya ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan.

Berikut beberapa penyakit yang berisiko meningkat selama musim kemarau panjang:

1. Penyakit yang Ditularkan Nyamuk
Musim kemarau tetap berpotensi meningkatkan kasus penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria.

2. Penyakit Akibat Sanitasi Buruk
Menurunnya kualitas dan ketersediaan air bersih dapat memicu penyakit seperti diare, kolera, tifoid, dan leptospirosis.

3. Gangguan Kesehatan Akibat Polusi Udara
Asap kebakaran hutan maupun peningkatan polusi udara dapat menyebabkan iritasi mata, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), bronkitis, serta gangguan pernapasan lainnya.

4. Penyakit Akibat Paparan Panas Berlebih
Cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko dehidrasi berat hingga heat stroke yang dapat membahayakan kesehatan.

"Kelompok paling rentan mengalami gangguan kesehatan itu antara lain anak-anak, orang dengan penyakit penyerta, ibu hamil, hingga lansia," ungkap Kemenkes.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut