get app
inews
Aa Text
Read Next : Plt Bupati Bekasi Evaluasi Dirum Perumda Tirta Bhagasasi, Karyawan Protes Kebijakan Manajemen

Viral Dikaitkan dengan Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi: Saya Tidak Terlibat!

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:49 WIB
header img
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id- Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni, membantah keras tudingan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini tengah didalami Kejaksaan Agung.

Nama Sumarni sebelumnya muncul dalam unggahan yang viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut, terdapat daftar sejumlah nama yang disebut-sebut terkait dengan dugaan penyimpangan program MBG. Daftar itu mencantumkan berbagai kalangan, mulai dari politisi, pejabat, hingga aparat penegak hukum.

Menanggapi kabar yang beredar, Sumarni menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan korupsi maupun aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan program MBG di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, komunikasi yang pernah dilakukan dengan mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, hanya terkait permohonan pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan Pondok Pesantren Buntet, Cirebon.

"Saya pernah diminta tolong oleh yang bersangkutan untuk membantu pembuatan SPPG yang berada di lingkungan pondok pesantren di Cirebon. Itu saja, tidak ada yang lain," ujar Sumarni di Cikarang Utara, Kamis (11/6/2026).

Sumarni menjelaskan, komunikasi yang terjalin dengan Sony Sonjaya tidak pernah membahas proyek maupun persoalan keuangan. Pembicaraan tersebut hanya sebatas usulan pendirian fasilitas SPPG.

"Cuma komunikasi saja. Banyak pihak dan banyak tokoh yang katanya akan diberikan SPPG. Tapi pada akhirnya tidak juga terealisasi," katanya.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah pihak yang sebelumnya dijanjikan akan mendapatkan program SPPG sempat mengeluhkan tidak adanya kepastian realisasi. Karena itu, dirinya berinisiatif menghubungi Sony Sonjaya untuk meminta penjelasan.

"Saya ngobrol dan diskusi dengan beliau, mohon izin jenderal, minta tolong untuk SPPG karena banyak yang merasa hanya di-PHP. Itu saja. Tidak ada bayar-membayar. Saya tidak dibayar, saya juga tidak bayar dan tidak mendapatkan keuntungan apa pun," tegasnya.

Kapolres Metro Bekasi kembali menepis isu yang mengaitkan dirinya dengan dugaan korupsi tata kelola program MBG.

"Nggak benar itu. Saya tidak ada terlibat korupsi di BGN. Dulu saya hanya minta bantuan untuk Pondok Pesantren Buntet agar bisa didirikan SPPG," tandasnya.

Sementara itu, Kejaksaan Agung masih mendalami keterangan sejumlah pihak terkait dugaan penyimpangan tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Penyidik juga terus menelusuri nama-nama yang disebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, yang kini telah berstatus tersangka.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut