Soroti Maraknya Tawuran di Jakarta, Sahroni Minta Orang Tua dan Aparat Perkuat Pengawasan
JAKARTA, iNewsBekasi.id- Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Anggota MPR RI, Ahmad Sahroni, menyoroti masih tingginya angka tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai tindak kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
Hal tersebut disampaikan Sahroni saat menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Asmas) MPR RI di Koja, Jakarta Utara, dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang dihadiri ribuan warga itu menjadi wadah dialog antara masyarakat dan wakil rakyat terkait berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka.
Dalam pertemuan tersebut, Sahroni mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari jajaran kepolisian setempat, kasus tawuran di Jakarta Utara dan Jakarta Barat masih tergolong tinggi dan memerlukan perhatian serius dari semua pihak, terutama orang tua.
“Tadi dari masing-masing Polsek laporan, di wilayah Jakut dan Jakbar ini tawurannya masih masif. Nah bapak ibu tolong pantau anak-anaknya, karena saya jamin bakal nyesel nanti kalau sudah kena konsekuensi hukumnya. Saya juga sudah pesan ke Pak Kapolres dan Pak Kapolsek, untuk jaga wilayah masing-masing. Utamakan pencegahan, jaga kamtibmas wilayah. Karena Jakut dan Jakbar ini dapil saya, saya tidak mau generasi muda di wilayah ini terpapar kejahatan jalanan maupun narkoba. Kasihan, rusak nanti masa depannya,” ujar Sahroni.
Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi prioritas utama agar generasi muda tidak terjerumus dalam tindakan kriminal yang dapat merusak masa depan mereka. Ia juga menegaskan telah meminta para Kapolres dan Kapolsek di wilayah tersebut untuk memperkuat penjagaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Selain itu, Sahroni membuka ruang komunikasi langsung bagi masyarakat yang ingin melaporkan persoalan hukum maupun tindak kejahatan yang terjadi di lingkungan mereka. Ia meminta warga tidak ragu menyampaikan laporan melalui media sosial pribadinya agar dapat segera ditindaklanjuti.
“Medsos juga saya pegang sendiri, jadi bapak ibu tidak perlu khawatir laporannya tidak terbaca. Kalau ada keluhan atau persoalan hukum yang membutuhkan perhatian, akan saya respons dan bantu koordinasikan secepat mungkin dengan penegak hukum terkait. Yang penting masyarakat jangan diam ketika melihat atau mengalami persoalan hukum. Semakin cepat dilaporkan, semakin cepat pula bisa ditangani,” ucap Sahroni.
Sebagai penutup kegiatan, Fraksi NasDem DPR RI melalui Sahroni turut menyerahkan sebanyak 2.000 bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada ratusan pelajar di Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.
Editor: Wahab Firmansyah