get app
inews
Aa Text
Read Next : Fenomena Super New Moon Terjadi Hari Ini, Puncaknya 16.43 WIB

Dieng Lebih Dingin dari Bromo, BMKG Sebut Suhu Capai 0,7 Derajat Celsius Akibat Bediding

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:12 WIB
header img
Fenomena bediding kembali terjadi sejumlah wilayah Pulau Jawa dengan udara malam lebih dingin pada malam hingga dini hari. (Foto: Ilustrasi/Instagram @mountnesia)

Wilayah Pegunungan Mengalami Suhu Lebih Ekstrem

Selain dipengaruhi musim kemarau, kondisi geografis juga memperkuat fenomena bediding. BMKG menyebut wilayah dataran tinggi dengan elevasi tinggi mampu mempertahankan udara dingin sehingga suhu menjadi lebih rendah dibandingkan daerah lain.

Temuan tersebut diperkuat oleh data Land Surface Temperature pada malam hari dari sensor MODIS satelit cuaca yang menunjukkan adanya zona-zona dingin di sepanjang kawasan pegunungan Pulau Jawa.

"Saking dinginnya fenomena bediding ini, di daerah dataran tinggi seperti Gunung Bromo, air embun yang menempel di daun bisa membeku jadi kristal es, mirip hamparan salju," ujar BMKG.

Dieng Jadi Wilayah Terdingin, Suhu Hampir Sentuh Titik Beku

Fenomena suhu ekstrem di kawasan pegunungan juga memunculkan embun upas, yaitu embun yang membeku akibat suhu udara yang sangat rendah.

BMKG mencatat suhu udara di kawasan Gunung Bromo sempat mencapai 3,9 derajat Celsius pada 11 Juni 2026. Sementara itu, kawasan Dataran Tinggi Dieng mencatat suhu yang lebih rendah lagi.

"Ini yang sering kita sebut sebagai embun upas. Data AWS BMKG mencatat, suhu di Bromo menyentuh angka 3,9 derajat Celcius pada tanggal 11 Juni kemarin. Dieng juaranya, suhunya hampir menyentuh titik beku di angka 0,7 derajat Celcius," tuturnya.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pegunungan maupun daerah dengan suhu rendah saat musim kemarau, untuk menjaga kondisi tubuh dengan mengenakan pakaian hangat serta tetap memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut