get app
inews
Aa Text
Read Next : Iskandar Widjaja Rayakan Babak Baru lewat Konser Spesial di Jakarta, Libatkan Pianis Niu Niu

Mahalini hingga Naykilla bakal Meriahkan Forestra 2026, Konser Orkestra Hutan Terbesar di Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 07:17 WIB
header img
Sejumlah musisi bakal memeriahkan Forestra 2026, pertunjukan orkestra hutan terbesar di Indonesia. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Sejumlah musisi akan mengguncang perhelatan Forestra 2026, panggung musik yang menjadi pertunjukan orkestra hutan terbesar di Indonesia. Sebut saja Mahalini, /rif, Hindia & .Feast, Senyawa, Iwa K, dan Naykilla.
 
Tidak itu saja, lewat tajuk Tring! by Pegadaian Forestra 2026, beberapa musisi akan tampil beda, seperti Sukses Lancar Rejeki, Aldy Amis, serta Naykilla & Jemsii yang akan melengkapi perjalanan musikal sejak sore hingga malam hari di tengah keindahan Orchid Forest Cikole.

Bagi Forestra, setiap penyelenggaraan bukan hanya menghadirkan jajaran musisi, tetapi juga terus mengembangkan pengalaman yang membuat pengunjung ingin kembali setiap tahunnya. Mulai dari konsep pertunjukan, pendekatan artistik, hingga suasana yang dibangun di tengah hutan, seluruhnya dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang autentik sekaligus tetap selaras dengan alam.

Barry Akbar selaku CEO ABM mengatakan sejak Forestra pertama kali diselenggarakan, ajang ini hadir dengan visi untuk mempertemukan alam, musik, dan manusia dalam satu pengalaman yang tidak dapat ditemukan di tempat lain. 

"Kami ingin Forestra tidak hanya dikenal sebagai pertunjukan musik tahunan, tetapi juga menjadi destinasi wisata berbasis alam dan musik atau destination concert yang membuat orang ingin kembali ke Bandung setiap tahunnya. Seluruh pengembangan Forestra selalu berangkat dari semangat menghadirkan pengalaman yang autentik, berkualitas, dan tetap selaras dengan alam," kata Barry.

"Karena bagi kami, Forestra bukan hanya tentang menikmati musik, tetapi tentang menciptakan pengalaman yang dapat dirasakan, dikenang, dan membuat orang ingin kembali lagi," ujar dia lagi.

Untuk menerjemahkan semangat tersebut ke dalam sebuah pertunjukan, proses musikal menjadi salah satu elemen penting di Forestra tahun ini. Menggabungkan karakter musisi yang berasal dari genre berbeda ke dalam format orkestra membutuhkan proses eksplorasi yang panjang agar setiap karya tetap mempertahankan identitasnya, sekaligus menghadirkan warna baru yang hanya bisa dinikmati di Forestra.

sementara, Erwin Gutawa sebagai Music Director Forestra mengatakan bahwa setiap aransemen dikembangkan secara khusus agar kolaborasi tersebut tetap terasa autentik bagi para musisi maupun penonton. 

"Bagi saya, aransemen orkestra bukan untuk mengubah sebuah lagu, tetapi memberikan ruang agar lagu tersebut dapat berbicara dengan cara yang berbeda. Setiap musisi memiliki identitas yang harus tetap dijaga, sementara tugas kami adalah menemukan warna baru yang bisa memperkaya karya tersebut. Di Forestra, seluruh proses itu menjadi semakin istimewa karena musik bertemu dengan suasana alam, sehingga menghasilkan pengalaman musikal yang tidak bisa ditemukan di tempat lain," tutur Erwin Gutawa.

Interpretasi baru tersebut nantinya akan dibawakan langsung oleh para musisi yang terlibat dalam Tring! by Pegadaian Forestra 2026. Bagi mereka, tampil bersama Erwin Gutawa Orchestra di tengah suasana hutan menjadi pengalaman yang tak bisa terlewatkan.

Baskara Putra yang andil dalam Forestra 2026 mengaku antusiasme terhadap kolaborasi yang akan dihadirkan pada Forestra tahun ini. 

“Yang menarik itu Forestra menghadirkan format yang berbeda. Ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan sebuah pertunjukan yang memberi ruang bagi para musisi untuk berkolaborasi dan menyajikan karya dalam konteks yang lebih utuh. Kesempatan seperti ini tidak datang setiap hari, sehingga bagi kami rasanya ada tujuan dan makna yang lebih dalam. Kami merasa beruntung bisa menjadi bagian dari Forestra tahun ini, tampil bersama Mas Jay, Mas Erwin, serta musisi-musisi yang selama ini kami kagumi seperti /rif, Senyawa, dan lainnya. Semoga penonton bisa merasakan pengalaman yang sama istimewanya saat menyaksikan pertunjukan nanti,” ujar Baskara.

Di balik seluruh pengalaman tersebut, Forestra juga terus mempertahankan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Kembali berkolaborasi dengan Greenpeace Indonesia, Forestra menegaskan upayanya untuk menghadirkan pertunjukan yang selaras dengan alam sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin
peduli terhadap kelestarian hutan Indonesia. Untuk menikmati perhelatan ini, harga menjadi lebih tenang, yaitu Rp699.000 dari harga sebelumnya Rp799.000. 

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut