Waketum IKPI Minta Anggota Tak Hanya Aktif di Profesi, Juga Hadir dalam Kegiatan Organisasi
JAKARTA, iNewsBekasi.id- Pengurus Pusat Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) mengingatkan seluruh anggota agar tidak hanya aktif menjalankan profesi, tetapi juga berperan dalam berbagai kegiatan organisasi.
Keterlibatan anggota dinilai menjadi salah satu kekuatan penting untuk menjaga kehidupan dan keberlanjutan organisasi profesi tersebut.
Pesan itu disampaikan Wakil Ketua Umum IKPI Nuryadin Rahman di sela kegiatan Gowes IKPI 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 IKPI, Minggu (9/8/2026).
“Jangan hanya aktif di ruang profesi. Anggota juga harus hadir dalam kegiatan organisasi. Karena organisasi ini hidup kalau anggotanya ikut bergerak, ikut berpartisipasi dan ikut merasakan kegiatan yang diselenggarakan bersama,” ungkap Nuryadin.
Menurut Nuryadin, kegiatan organisasi tidak selalu harus berkaitan langsung dengan persoalan teknis profesi konsultan pajak. Berbagai aktivitas seperti olahraga, kegiatan sosial, maupun agenda kebersamaan dapat menjadi ruang bagi anggota untuk membangun hubungan yang lebih dekat di luar rutinitas profesional.
Ia menilai kehadiran anggota dalam kegiatan organisasi juga penting untuk menjaga hubungan antarsesama anggota IKPI yang tersebar di berbagai wilayah.
“Kita sehari-hari mungkin sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Ada yang bertemu dalam forum profesi, ada yang berkomunikasi karena urusan pekerjaan. Tetapi melalui kegiatan seperti ini kita bisa bertemu dalam suasana yang lebih santai, saling mengenal dan membangun kebersamaan,” katanya.
Gowes IKPI 2026 diikuti lebih dari 100 peserta. Sekitar 45 peserta di antaranya merupakan anggota IKPI, sedangkan puluhan peserta lainnya berasal dari masyarakat umum.
Para peserta menempuh rute sekitar 25 kilometer. Untuk mendukung keamanan selama perjalanan, rombongan mendapatkan pengawalan patwal kepolisian menggunakan sepeda motor besar.
Nuryadin mengatakan kegiatan seperti Gowes IKPI 2026 menjadi kesempatan bagi anggota untuk menunjukkan bahwa organisasi profesi memiliki kehidupan yang dinamis dan tidak hanya berkutat pada agenda formal.
“Kita ingin organisasi ini benar-benar terasa sebagai rumah bersama. Karena itu, kehadiran anggota dalam kegiatan organisasi penting. Tidak harus selalu dalam kegiatan yang serius atau formal. Olahraga bersama pun bisa menjadi bagian dari cara kita memperkuat hubungan sebagai keluarga besar IKPI,” ujarnya.
Nuryadin menambahkan, usia IKPI yang telah mencapai 61 tahun merupakan hasil perjalanan panjang yang tidak dapat dilepaskan dari peran dan keterlibatan para anggotanya.
Karena itu, menurut dia, keberlanjutan organisasi bukan hanya menjadi tanggung jawab pengurus. Para anggota juga memiliki ruang untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan organisasi.
“Organisasi bukan hanya milik pengurus. Anggota juga bagian penting dari organisasi. Jadi mari kita sama-sama menghidupkan organisasi dengan hadir, berpartisipasi dan memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing,” katanya.
Gowes IKPI 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan HUT ke-61 IKPI. Sebelumnya, IKPI menggelar Jalan Sehat Serentak IKPI 2026 yang diselenggarakan oleh 47 Cabang IKPI di 32 kota dan diikuti lebih dari 9.000 peserta.
Rangkaian HUT ke-61 IKPI juga mencakup kegiatan donor darah, golf, serta Lomba Cerdas Cermat (LCC) yang melibatkan generasi muda.
LCC HUT ke-61 IKPI diikuti 693 peserta, terdiri atas 503 peserta perguruan tinggi dan 190 peserta SMA/SMK.
Menurut Nuryadin, keberagaman kegiatan tersebut memberikan banyak pilihan bagi anggota untuk terlibat sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
“Tidak semua orang harus mengikuti kegiatan yang sama. Tetapi yang penting ada kemauan untuk hadir dan berpartisipasi. Kalau anggota bergerak bersama, organisasi juga akan semakin hidup,” pungkasnya.
Editor: Wahab Firmansyah