Cikarang Jadi Magnet Data Center, PLN Siapkan Pasokan Listrik hingga 200 MW
Sementara itu, Direktur Utama NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin mengatakan kesiapan energi menjadi salah satu bagian penting dalam strategi pengembangan infrastruktur digital perusahaan.
“Bagi kami di NeutraDC, ekspansi ini bukan sekadar menambah kapasitas data center. Kami sedang mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan Indonesia untuk tumbuh di era AI. Karena itu, kesiapan energi menjadi bagian yang sangat penting dari strategi ekspansi kami,” ujar Rakhmad.
Pejabat Pelaksana Harian (PLH) Manager PLN UP3 Cikarang Emi Murniasyi menilai perkembangan industri data center semakin memperkuat daya tarik Cikarang sebagai tujuan investasi berbasis teknologi.
“Cikarang memiliki ekosistem industri yang kuat, lokasi strategis, serta infrastruktur pendukung yang terus berkembang. PLN UP3 Cikarang siap memberikan pelayanan langsung kepada pelanggan, mulai dari koordinasi kebutuhan daya, proses penyambungan, hingga pendampingan layanan ketika pelanggan telah beroperasi,” ujar Emi.
Menurut Emi, kebutuhan listrik industri data center memiliki karakteristik khusus karena fasilitas tersebut beroperasi selama 24 jam. Kondisi tersebut membuat data center membutuhkan pasokan listrik dalam kapasitas besar dengan tingkat keandalan yang tinggi.
Untuk memastikan kebutuhan tersebut terpenuhi, PLN UP3 Cikarang terus melakukan koordinasi dengan PLN UID Jawa Barat, PLN Electricity Services, serta unit PLN terkait.
Koordinasi dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pemenuhan kebutuhan listrik NeutraDC dapat dipersiapkan secara terukur dan tepat waktu.
Dengan kesiapan sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta layanan pelanggan yang terintegrasi, PLN berkomitmen mendukung Cikarang sebagai kawasan industri digital yang kompetitif.
Penguatan infrastruktur listrik tersebut diharapkan dapat semakin mendorong investasi, mempercepat transformasi digital, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor : Wahab Firmansyah