Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lapar Tengah Malam di Cikarang? Hotel Ini Buka Room Service 24 Jam
Advertisement . Scroll to see content

109.870 Warga Kabupaten Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 15,4 Juta Liter Air

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:21 WIB
  • author Wahab Firmansyah
109.870 Warga Kabupaten Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 15,4 Juta Liter Air
Sebanyak 109.870 warga Kabupaten Bekasi terdampak kekeringan di 54 desa. Foto/Pemkab Bekasi

BEKASI, iNewsBekasi.id– Sebanyak 109.870 warga Kabupaten Bekasi terdampak kekeringan yang melanda 54 desa di 14 kecamatan. Untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan 15.409.275 liter air bersih dan air minum.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan distribusi air terus dilakukan ke wilayah yang mengalami krisis air akibat kekeringan.

“Penanganan terus kami lakukan dengan mendistribusikan air bersih dan air minum ke wilayah-wilayah yang terdampak. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai unsur agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ungkap Dodi dalam keterangannya, dikutip Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi, kekeringan tersebar di 363 titik lokasi. Bencana tersebut berdampak terhadap 37.025 kepala keluarga (KK) atau 109.870 jiwa.

Distribusi air menjadi salah satu langkah utama untuk membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air.

Dodi merinci, bantuan air untuk warga terdampak kekeringan berasal dari sejumlah instansi dan lembaga. BPBD Kabupaten Bekasi menyumbang 4.685.000 liter air, sementara PDAM menyalurkan 3.489.000 liter dan Palang Merah Indonesia (PMI) sebanyak 2.623.075 liter.

"Dari total air yang telah didistribusikan, BPBD Kabupaten Bekasi menyumbang 4.685.000 liter, PDAM 3.489.000 liter, dan PMI 2.623.075 liter. Bantuan juga berasal dari berbagai unsur lainnya yang turut mendukung penanganan kekeringan," ujarnya.

Selain tiga lembaga tersebut, bantuan juga melibatkan berbagai unsur lain untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdampak.

Kekeringan di Kabupaten Bekasi tidak hanya mengganggu pemenuhan kebutuhan air rumah tangga, tetapi juga berdampak terhadap sektor pertanian.

Data BPBD mencatat, sebanyak 539 hektare lahan pertanian terdampak kekeringan. Lahan tersebut tersebar di sembilan kecamatan dan 28 desa.

“Penanganan tidak hanya menyasar kebutuhan air masyarakat, tetapi juga kami dorong untuk mendukung sektor pertanian yang terdampak kekeringan,” tuturnya.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut