Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Canggih! Smart Meeting Room Bisa Atur Ruangan hingga Sistem Check-in
Advertisement . Scroll to see content

Tak Cukup Cek Tagihan Bulanan, Ini Cara Perusahaan Memantau Penggunaan Listrik

Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:14 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Tak Cukup Cek Tagihan Bulanan, Ini Cara Perusahaan Memantau Penggunaan Listrik
Power Meter membantu perusahaan memantau tegangan, arus, dan konsumsi listrik. Foto/ilustrasi/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Penggunaan listrik yang tidak efisien dapat meningkatkan biaya operasional perusahaan. Namun, besarnya tagihan bulanan belum tentu cukup untuk menunjukkan sumber pemborosan, mulai dari ketidakstabilan tegangan hingga beban listrik yang tidak seimbang.

Pemantauan parameter kelistrikan secara terukur menjadi salah satu cara untuk mengidentifikasi persoalan tersebut. Data konsumsi listrik dapat membantu perusahaan mengevaluasi penggunaan energi dan menentukan langkah efisiensi sesuai kondisi di lapangan.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan perusahaan menghadirkan layanan Power Meter untuk membantu pelanggan memantau kondisi dan penggunaan daya listrik secara lebih terukur.

"Solusi ini mencakup tiga komponen utama, yaitu Device Power Meter, Monitoring Dashboard, serta layanan instalasi dan pemeliharaan," kata Chipta dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).

Power Meter merupakan solusi pemantauan energi listrik yang menggabungkan perangkat pengukuran, dashboard pemantauan, serta dukungan instalasi dan pemeliharaan.

Perangkat ini dapat memantau sejumlah parameter kelistrikan, meliputi tegangan, arus, frekuensi, daya aktif (active power), daya reaktif (reactive power), dan daya semu (apparent power).

Daya aktif merupakan daya yang digunakan untuk menjalankan peralatan listrik. Sementara itu, daya reaktif berkaitan dengan pembentukan medan magnet atau listrik pada peralatan tertentu. Meski tidak menghasilkan kerja berguna secara langsung, daya reaktif tetap memengaruhi sistem kelistrikan. Adapun daya semu menggambarkan total daya berdasarkan tegangan dan arus.

Informasi tersebut dapat digunakan untuk memahami pola konsumsi energi di gedung, fasilitas industri, maupun area operasional perusahaan.

Selain perangkat pengukuran, layanan Power Meter dilengkapi Monitoring Dashboard yang menyajikan data kelistrikan secara lebih informatif. Data tersebut dapat digunakan untuk memantau kondisi listrik, mengevaluasi beban, dan mengidentifikasi pola penggunaan energi.

Chipta mengatakan, ketersediaan data yang lebih transparan dapat membantu perusahaan menentukan bagian operasional yang perlu dievaluasi.

"Dengan informasi yang lebih transparan, perusahaan dapat mengetahui titik penggunaan energi yang perlu mendapat perhatian, melakukan evaluasi terhadap beban listrik, serta menyusun langkah efisiensi berdasarkan data aktual," ujarnya.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut