PLN Cikarang Salurkan 48.000 Liter Air Bersih ke 4 Desa Terdampak Kekeringan di Bekasi
BEKASI, iNewsBekasi.id- PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang menyalurkan 48.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi sepanjang Oktober 2026. Bantuan tersebut didistribusikan ke 10 lokasi yang tersebar di empat desa untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.
Kekeringan yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir menyebabkan sumur warga di sejumlah wilayah mengering hingga empat bulan. Kondisi ini semakin menyulitkan masyarakat, terutama di daerah yang belum terjangkau layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan masih mengandalkan air tanah untuk kebutuhan sehari-hari.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi Srikandi PLN dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Cikarang. PLN juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi untuk menentukan wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih.
Manager PLN UP3 Cikarang, Kurniawan Fitrianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat musim kemarau.
"Kami memahami bahwa keterbatasan air bersih berdampak langsung pada aktivitas dan pengeluaran rumah tangga. Melalui kolaborasi Srikandi PLN dan YBM PLN, serta koordinasi bersama BPBD Kabupaten Bekasi, kami berupaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari," ujar Kurniawan dalam keterangannya pada Kamis (29/10/2026).
Bantuan air bersih dari PLN UP3 Cikarang menjangkau empat desa di tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi. Wilayah penerima bantuan meliputi Desa Cicau dan Desa Pasirranji di Kecamatan Cikarang Pusat, Desa Serang di Kecamatan Cikarang Selatan, serta Desa Wibawamulya di Kecamatan Cibarusah.
Distribusi air dilakukan ke sejumlah permukiman warga, fasilitas ibadah, dan pondok pesantren. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama sumber air di lingkungan mereka mengalami kekeringan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengatakan penanganan kekeringan terus dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, mulai dari perangkat daerah dan pemerintah provinsi hingga dunia usaha.
"Koordinasi dengan perangkat daerah, pemerintah provinsi, hingga dunia usaha sudah berjalan dengan baik. Upaya-upaya tersebut sudah dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pengiriman air bersih ke wilayah yang mengalami kekeringan," ujar Endin.
Menurut Endin, kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi.
Program bantuan air bersih ini diinisiasi Srikandi PLN UP3 Cikarang dengan dukungan pendanaan dari zakat dan infak pegawai PLN yang dikelola melalui YBM PLN UP3 Cikarang.
Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan pengeluaran rumah tangga serta mendukung kebutuhan kebersihan dan kesehatan keluarga, khususnya ibu dan anak.
Ketua Srikandi PLN Cikarang, Aprilia Susanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih. Program ini juga menjadi bagian dari semangat berbagi menjelang Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81.
"Air bersih merupakan kebutuhan utama setiap keluarga, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci. Menyambut Hari Listrik Nasional ke-81, kami ingin berbagi kepedulian melalui bantuan yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, terutama para ibu yang setiap hari berperan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga," ungkap Aprilia.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Muhammad Joharifin, menyebut kegiatan sosial tersebut sejalan dengan komitmen PLN untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
"Momentum Hari Listrik Nasional ke-81 menjadi pengingat bagi kami untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Selain memastikan pelayanan kelistrikan yang andal, PLN juga berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Joharifin.
Melalui penyaluran 48.000 liter air bersih ini, PLN UP3 Cikarang berharap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak kekeringan dapat terbantu. Kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi dan berbagai pihak juga diharapkan memperluas jangkauan bantuan bagi warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih selama musim kemarau.
Editor: Wahab Firmansyah