Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 19 Bangunan di Tol Japek Ditertibkan, Bupati Asep Perhatikan Nasib Warga
Advertisement . Scroll to see content

Jalan Rusak di Kabupaten Bekasi Dikeluhkan, Bupati Asep Minta Seluruh Ruas Didata

Selasa, 03 November 2026 | 07:31 WIB
  • author Ade Suhardi
Jalan Rusak di Kabupaten Bekasi Dikeluhkan, Bupati Asep Minta Seluruh Ruas Didata
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja minta pendataan jalan rusak. Foto: Ilustrasi/Okezone

BEKASI, iNewsBekasi.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai memetakan kondisi infrastruktur jalan untuk menentukan skala prioritas perbaikan. Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di sejumlah wilayah.

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meminta perangkat daerah terkait melakukan pendataan menyeluruh terhadap kondisi jalan kabupaten, mulai kategori baik, rusak ringan, rusak sedang hingga rusak berat.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi diminta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa agar seluruh ruas jalan dapat terdata secara akurat. Instruksi tersebut disampaikan Asep saat memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kabupaten Bekasi Tahun Anggaran 2026 di Kantor Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (2/11/2026).

"Saya ingin tahu jalan yang bagus berapa kilometer, yang rusak berat berapa, rusak sedang berapa dan rusak ringan berapa. Itu harus dikoordinasikan antara camat dengan dinas terkait," kata Asep.

Dijelaskannya, pemetaan yang akurat diperlukan agar penanganan infrastruktur dapat dilakukan lebih terarah. Dengan begitu, ruas jalan yang membutuhkan perbaikan mendesak dapat menjadi perhatian pemerintah daerah.

Selain infrastruktur jalan, Asep turut meminta pendataan kondisi sekolah di Kabupaten Bekasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Di sektor kesehatan, Asep menginginkan seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi mendapatkan perlindungan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Ia meminta perangkat daerah terkait melakukan pemutakhiran data kepesertaan, termasuk terhadap warga yang meninggal dunia, pindah domisili, serta kelompok pekerja yang belum memperoleh jaminan kesehatan.

Koordinasi dilakukan bersama Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Ketenagakerjaan, serta BPJS Kesehatan.

"Saya ingin besok soal kesehatan masyarakat, semua bisa tercover BPJS. Saya akan tandatangan dengan BPJS," terangnya.

Asep juga meminta pelayanan perizinan, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), dapat berjalan lebih cepat melalui penguatan koordinasi antara Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dengan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang.

"Saya ingin nanti dibuatkan lagi koordinasi antara PTSP dengan dinas terkait Cipta Karya, bagaimana caranya perizinan tidak lama," ucap dia.

Melalui rapat evaluasi pembangunan tersebut, pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun skala prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat. Perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan, serta perluasan layanan kesehatan menjadi bagian dari upaya pembangunan Kabupaten Bekasi.

Editor: Tedy Ahmad

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut