Wali Kota Tri Lantik Adik Ipar Jadi Sekda Kota Bekasi, Pengamat Soroti Potensi Dinasti Keluarga
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membuat informasi mengenai kebijakan dan program pemerintah tidak tersampaikan secara merata kepada seluruh ASN.
"Jadi yang tahu itu adalah posisi-posisi penting saja yang dilibatkan. Yang posisi penting pun kalau tidak dilibatkan, tidak akan tahu program itu. Karena sumbernya diputuskan lewat pertemuan-pertemuan yang sifatnya informal dan kekeluargaan," tuturnya.
Hal ketiga yang menjadi perhatian Hamluddin adalah munculnya persepsi masyarakat mengenai potensi terbentuknya dinasti keluarga di lingkungan Pemkot Bekasi.
Dia menilai kekhawatiran tersebut perlu menjadi perhatian serius karena bukan hanya Solikhin yang memiliki hubungan keluarga dengan Tri Adhianto. Istri Solikhin, Satia Sriwijayanti Anggraeni, juga menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi.
"Masyarakat pasti punya persepsi yang begitu karena tidak hanya Solikhin yang ada di sana. Istrinya Solikhin pun menjadi salah satu Kepala Dinas di Pemkot Bekasi. Nah ini menjadi khawatiran dan perlu menjadi atensi bagi wali kota," tegasnya.
Karena itu, Hamluddin berharap organisasi maupun kelompok masyarakat di luar pemerintahan ikut mengawasi jalannya roda pemerintahan Kota Bekasi.
Dia juga meminta DPRD Kota Bekasi menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan eksekutif.
"Tentu saja kita berharap kepada fungsi legislatif. DPRD untuk menjadi pembanding dari eksekutif," ucapnya.
Tri Adhianto Lantik Muhammad Solikhin Jadi Sekda Kota Bekasi
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto resmi melantik Muhammad Solikhin sebagai Sekda Kota Bekasi pada Senin (2/11/2026).
Pengangkatan Solikhin didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Bekasi Nomor 800.1.3.3/Kep.344-BKPSDM/X/2026 yang ditetapkan pada 30 Oktober 2026.
Solikhin diketahui merupakan suami Satia Sriwijayanti Anggraeni, Kepala DKPPP Kota Bekasi yang juga adik kandung Tri Adhianto.
Pelantikan tersebut menjadi perhatian publik karena menempatkan dua orang yang memiliki hubungan keluarga dengan wali kota pada jabatan strategis di lingkungan Pemkot Bekasi.
Editor: Wahab Firmansyah