Pengalaman Perdana Langsung Akreditasi A, Perpustakaan UBSI Ukir Prestasi
Pentingnya pemenuhan standar mutu perpustakaan perguruan tinggi turut diamini oleh anggota tim asesor yang juga menjabat sebagai Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Dra. Made Ayu Wirayati. Made menuturkan bahwa saat ini baru sekitar 20 persen perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia yang terakreditasi, sehingga asesmen menjadi langkah krusial untuk evaluasi diri.
"Proses akreditasi memberikan kesempatan bagi pengelola perpustakaan untuk mengevaluasi berbagai komponen, mulai dari tata kelola kelembagaan, pengembangan koleksi, kualitas layanan, kompetensi sumber daya manusia, hingga sarana dan prasarana," ungkap Made.
Pencapaian tertinggi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pengelola perpustakaan. Kepala Perpustakaan UBSI Novita Indriyani menyatakan bahwa Raihan Akreditasi A ini sangat berkesan mengingat ini merupakan pengalaman akreditasi perdana bagi institusinya.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar