BEKASI, iNewsBekasi.id- Pemerintah Kota Bekasi mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi banjir yang mengintai sejumlah wilayah, khususnya kawasan yang berada di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi. Peringatan ini disampaikan menyusul hujan lebat yang mengguyur Kota Bekasi sejak Minggu hingga Senin (12/1/2026) pagi.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, sedikitnya tujuh kecamatan masuk kategori rawan banjir, yakni Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Iman Setia Gunawan menegaskan, ancaman utama yang harus diwaspadai warga adalah banjir akibat luapan Kali Bekasi.
“Kalau berdasarkan kejadian sebelumnya, ancaman utama tetap banjir. Terutama perumahan yang berada di sepanjang DAS Kali Bekasi, itu yang paling harus diwaspadai,” kata Iman Setia Gunawan, Senin (12/1/2026).
Seiring potensi hujan lebat yang masih berlangsung, warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di kawasan perumahan rawan genangan. Sejumlah wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerentanan tinggi antara lain Villa Jatirasa, Pondok Gede Permai, Kemang Ifi Graha, Pondok Mitra Lestari, Jaka Kencana, Kemang Pratama, hingga Kampung Lebak.
Meski demikian, BPBD Kota Bekasi menegaskan bahwa potensi banjir tidak hanya terbatas di wilayah tersebut. Seluruh warga Kota Bekasi tetap diminta siaga selama status darurat bencana masih berlaku.
“Yang lain tetap harus waspada, mengingat hujan lebat terus mengguyur Bekasi sejak Minggu (11/1),” ujarnya.
BPBD juga secara rutin melakukan pemantauan ketinggian muka air Kali Bekasi. Jika debit air melampaui ambang batas normal, peringatan dini akan segera disampaikan kepada masyarakat di wilayah terdampak.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
