Meskipun terdapat penyesuaian anggaran, Ditjen Bina Adwil optimistis dapat mempertahankan kinerja tinggi, mengingat capaian realisasi anggaran tahun 2025 yang berhasil menyentuh angka 99,45% dari pagu efektif per 14 Januari 2026.
Dalam arahannya, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Dr. Safrizal ZA menegaskan peran vital Ditjen Bina Adwil sebagai motor penggerak urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar. Berdasarkan mandat regulasi, Ditjen Bina Adwil menjalankan fungsi pembinaan yang luas, meliputi Penyelenggaraan Administrasi Kewilayahan: Mencakup penataan batas negara dan wilayah, manajemen kawasan perkotaan, serta toponimi.
Selanjutnya, Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat, dan Pelindungan Masyarakat (Trantibumlinmas): Pembinaan terhadap Satpol PP, Pemadam Kebakaran, serta manajemen bencana di daerah.
Yang terakhir, Hubungan Pusat-Daerah dan Kerja Sama: Memastikan sinergi kelembagaan dan fasilitasi peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) berjalan optimal.
Rapat kick off ini diharapkan menjadi titik tolak bagi seluruh unit kerja di lingkup Ditjen Bina Adwil untuk segera melakukan percepatan paket pekerjaan dan pengadaan barang/jasa sejak awal tahun, guna menghindari penumpukan kegiatan di akhir tahun anggaran.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
