BEKASI, iNewsBekasi.id – Polda Metro Jaya merespons cepat banjir yang melanda wilayah Jakarta dan Bekasi dengan mengerahkan personel gabungan pada Kamis (22/1/2026). Upaya penanganan banjir melibatkan Polres Metro Bekasi, Satuan Brimob, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud), Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas), serta Ditsamapta.
Personel gabungan dikerahkan untuk melakukan evakuasi warga, pelayanan kemanusiaan, pengamanan wilayah, serta pengaturan lalu lintas di titik-titik terdampak banjir. Langkah ini dilakukan guna memastikan keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran aktivitas di kawasan yang terdampak genangan.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni mengungkapkan, hingga pukul 23.00 WIB tercatat 145 titik banjir yang tersebar di 12 kecamatan. Selain itu, terdapat 17 titik pengungsian dengan total 1.342 kepala keluarga (KK) yang terpaksa mengungsi.
Dalam penanganan di lapangan, polisi melakukan evakuasi warga ke lokasi aman, menyalurkan bantuan makanan, menyiapkan dapur lapangan, memberikan bantuan sembako dan makanan ringan, melakukan pemeriksaan kesehatan serta pemberian obat-obatan, hingga membawa warga sakit ke rumah sakit. Patroli pengamanan juga dilakukan untuk mencegah potensi kriminalitas di wilayah terdampak banjir.
Di Kabupaten Bekasi, Brimob Polda Metro Jaya membuka dapur lapangan di Jalan Raya Gatot Subroto (Kali Ulu), Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara. Personel Batalyon D Pelopor menyalurkan makanan siap saji, bantuan sembako, layanan kesehatan, melakukan evakuasi warga, mendirikan tenda pengungsian, serta berkoordinasi dengan PLN dan instansi terkait.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
