Selain mendesak kepolisian bergerak cepat, Sahroni juga meminta seluruh pemangku kepentingan di bidang olahraga untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dan berpihak pada korban.
Ia menegaskan pentingnya dukungan pemulihan bagi para atlet agar mereka dapat kembali fokus menjalani karier olahraga tanpa tekanan psikologis.
“Kemenpora, KONI, dan seluruh stakeholder olahraga juga berpihak pada korban. Karena jangan sampai para atlet dijunjung hanya saat meraih prestasi, tapi diabaikan ruang amannya saat berproses,” tegas Sahroni.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan olahraga yang lebih aman, khususnya bagi atlet yang sedang menjalani pembinaan di pelatnas.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
