Selain mendesak penegakan hukum terhadap pelaku tabrak lari, Sahroni juga menyoroti kondisi marka zebra cross di lokasi kejadian yang dinilai sudah memudar dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pejalan kaki.
Menurutnya, persoalan infrastruktur keselamatan jalan tersebut harus segera menjadi perhatian pihak terkait, mulai dari Korlantas Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hingga Dinas Perhubungan.
“Selain itu, jika dilihat dari rekaman CCTV, marka zebra cross di lokasi tampak pudar. Ini harus menjadi perhatian juga bagi Korlantas, Pemprov Jakarta, dan Dishub untuk segera membenahi marka-marka penyeberangan agar jelas terlihat. Marka yang pudar seperti itu membahayakan pejalan kaki dan juga pengemudi,” tegas Sahroni.
Kasus tabrak lari di Kalimalang ini kembali menjadi pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas, tanggung jawab pengemudi saat terjadi kecelakaan, serta urgensi perbaikan fasilitas keselamatan jalan di Jakarta agar insiden serupa tidak terulang.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
