"UWA mengajarkan saya cara berpikir berbasis data, tetapi tetap menjunjung etika bisnis. Di sana saya belajar bahwa pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu menjembatani kepentingan perusahaan, karyawan, dan negara," katanya.
Selama berada di Perth, Patrick juga aktif dalam organisasi mahasiswa dan dipercaya sebagai Wakil Presiden Perhimpunan Pelajar Indonesia Australia (PPIA) Western Australia periode 2017–2018. Ia turut menjadi lead organizer acara "Serenata – Seruan Rakyat akan Nusantara", salah satu agenda unggulan yang mempertemukan diaspora Indonesia dengan berbagai isu kebangsaan.
Tiga Kursi, Satu Visi: Membangun Ekosistem Usaha.
Usai menyelesaikan studi pada 2018, Patrick tidak langsung mengejar posisi puncak. Ia memulai karier dari berbagai posisi operasional, antara lain di Divisi Marketing PT Komet Konsorsium dan kemudian di bidang procurement PT Mekatel Engineering.
Menurutnya, pengalaman lapangan sangat penting sebelum menempati posisi strategis di level direksi.
Sejak Juli 2023, kariernya berkembang pesat. Ia dipercaya menjadi Direktur PT Kombat Global Mandiri. Saat ini, Patrick juga menjabat sebagai CEO PT Graha Mekatama Telindo Group dan Direktur Utama PT Waterindo Primatech Bekasi, yang bergerak di sektor infrastruktur, engineering, dan perdagangan.
"Mengelola tiga perusahaan sekaligus menuntut kemampuan menentukan prioritas dan melakukan delegasi. Saya percaya pada tim. CEO yang baik bukan yang bekerja paling keras, melainkan yang mampu membangun sistem agar perusahaan tetap berjalan tanpa harus melakukan micromanagement," jelasnya.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
