BI dan Kemenkeu Perkuat Sinergi Fiskal-Moneter
Denny menegaskan seluruh kebijakan tersebut dijalankan secara terkoordinasi dengan Kementerian Keuangan guna menjaga stabilitas makroekonomi nasional.
Sinergi dilakukan melalui pengelolaan imbal hasil instrumen SRBI dan Surat Berharga Negara (SBN) yang kompetitif untuk menarik investasi asing. Selain itu, pemerintah juga menjaga likuiditas sistem keuangan dengan tetap menempatkan dana kas negara di Bank Indonesia.
"Koordinasi fiskal-moneter yang sudah kuat selama ini terus akan diperkuat dari waktu ke waktu dan dilakukan secara berkesinambungan untuk saling mendukung dan seirama dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan keyakinan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga kuat dan berdaya tahan dalam menghadapi gejolak global," ucap Denny.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
