"PLN siap melaksanakan penugasan Presiden untuk mempercepat pengembangan PLTS 100 GWp. Sebagai bagian dari ekosistem kelistrikan nasional, PLN akan all out agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan secara andal, aman, dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung terwujudnya swasembada energi melalui pemanfaatan energi hijau domestik dan ramah lingkungan,” ujar Darmawan.
Darmawan juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Presiden Prabowo dan Kementerian ESDM, atas dukungan serta arahan dalam mempercepat pengembangan energi terbarukan.
Menurutnya, keberhasilan Program PLTS 100 GWp membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, PLN, pelaku usaha, industri, hingga masyarakat.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Pemerintah kepada PLN. PLN siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan program ini dapat terlaksana secara optimal. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat membangun ekosistem energi surya yang tidak hanya menghasilkan listrik bersih, tetapi juga memperkuat industri nasional, dan memberikan manfaat ekonomi yang luas,” kata Darmawan.
Bali Akan Dikembangkan 5 Klaster PLTS
Khusus di Bali sebagai lokasi peluncuran Program PLTS 100 GWp, PLN bersama Pemerintah Provinsi Bali akan mengembangkan lima klaster PLTS dengan total kapasitas mencapai 1.000 MWp.
Pengembangan tersebut akan didukung Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 3.300 MWh.
Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem energi bersih di Bali, yang merupakan salah satu destinasi pariwisata utama Indonesia sekaligus wajah Indonesia di mata dunia.
"Dalam kolaborasi ini, kapasitas PLTS yang akan dikembangkan di wilayah Bali mencapai 1.000 MWp, di mana PLTS dengan total kapasitas 300 MWp akan dikembangkan di Klaster Gilimanuk," ujar Darmawan.
Darmawan menambahkan, pengembangan PLTS 100 GWp ke depan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan dan mewujudkan kemandirian energi nasional.
Program tersebut juga diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.
“Transformasi energi bukan hanya tentang mengganti sumber energi menjadi lebih bersih. Lebih dari itu, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. PLN siap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemandirian dan swasembada energi," pungkas Darmawan.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
