Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Anti-Islam Guncang London, Tokoh Sayap Kanan Serukan Usir Muslim dari Eropa
Advertisement . Scroll to see content

Ini Sederet Negara yang Bekerja Sama untuk Meruntuhkan Kesultanan Turki Utsmani, Ada Inggris

Jum'at, 24 Juni 2022 | 06:00 WIB
  • author Almas Taqiyya/Litbang MPI
Ini Sederet Negara yang Bekerja Sama untuk Meruntuhkan Kesultanan Turki Utsmani, Ada Inggris
Suasana tahun-tahun terakhir Kekaisaran Turki Utsmani di kawasan Galata, seberang Konstantinopel, terletak di pantai utara Tanduk Emas, pintu masuk yang memisahkannya dari semenanjung bersejarah Konstantinopel lama. (Foto: en.qantara.de)

ISTANBUL, iNews.id - Kesultanan Turki Utsmani (Kekaisaran Ottoman) adalah salah satu kesultanan Islam terbesar di Dunia.

Meski pernah berjaya, Kesultanan ini pun runtuh pada 3 Maret 1924 dan mengganti Turki menjadi negara republik.

Semasa berkuasa, Kesultanan Turki Utsmani harus menghadapi pihak lain yang ingin mengakhiri pemerintahannya. Berikut negara-negara yang bersekongkol untuk meruntuhkan Turki Utsmani.

1. Inggris 

Inggris merupakan salah satu negara yang paling gencar melawan Turki Utsmani dan menginginkan kesultanan tersebut runtuh. 

Dulunya, negara Inggris masih bernama Imperium Britania Raya. Kala itu, Inggris juga meminta bantuan rakyat yang bermukim di Arab Saudi untuk menggulingkan Ottoman.

Inggris menjanjikan Arab Saudi untuk mendirikan negara yang independen.

Perang Dunia I menjadi awal mula penyerangan Inggris ke Turki Utsmani. Kala itu, Inggris tidak hanya melawan Turki Utsmani, namun juga negara yang bekerja sama dengannya yaitu negara Jerman, Hungaria, dan lain sebagainya.

Setelah memenangkan Perang Dunia I, Inggris mengambil sebagian wilayah kekuasaan Ottoman.

Editor: Eka Dian Syahputra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut