Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siswa SMPN 3 Cikarang Selatan Ikuti Sosialisasi Antibullying dan Dampak Buruk Seks Bebas
Advertisement . Scroll to see content

Seks Bebas Suku Kreung, Orangtua Membuatkan Gubuk Bercinta untuk Anak Gadisnya

Rabu, 10 November 2021 | 12:37 WIB
  • author Tim iNews.id
Seks Bebas Suku Kreung, Orangtua Membuatkan Gubuk Bercinta untuk Anak Gadisnya
Remaja Kamboja dari Suku Kreung sudah terbiasa menjalani seks bebas (Foto : Facebook)

Anak laki-laki tidak agresif (mereka telah diajari bahwa perilaku hormat mereka terhadap anak perempuan akan memengaruhi keturunan keluarga mereka dan mereka menganggap tradisi ini dengan serius) dan membiarkan anak perempuan yang akan mengambil tindakan dalam tradisi tersebut.

Dalam karya Marie Claire 2011, Fiona MacGregor mengunjungi suku tersebut dan berbicara dengan gadis-gadis muda tentang kehidupan seks mereka dan tradisi "gubuk cinta".

Semua gadis muda menegaskan tradisi seksual dilakukan secara mandiri, serta mendapatkan persetujuan dan kepercayaan orang tua mereka dalam mengambil keputusan mereka dan mengklaim bahwa pondok cinta memberikan mereka kesempatan untuk mencari tahu pria mana yang mereka ingin nikahi.


Remaja Kamboja dari Suku Kreung sudah terbiasa menjalani seks bebas (Foto: Aisha Down)

Dalam budaya ini perceraian tidak pernah terdengar, begitupun kata 'pelacur' sama sekali tidak dikenal di kalangan Suku Kreung.

Para gadis perawan dapat memiliki banyak pacar sekaligus di gubuk mereka dan tidak ada perkelahiaan atau kecemburuan jika dia akhirnya hanya memilih satu anak laki-laki dari sekian banyak pilihan. Kekerasan seksual pun jarang terjadi dan pemerkosaan tidak ada.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut