Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kabar Gembira! Driver Gojek Bisa Beli Rumah Subsidi, DP 0 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Bos Terkaya Startup di Indonesia, Ada William Tanuwijaya hingga Nadiem Makarim

Kamis, 03 November 2022 | 18:48 WIB
  • author Shifa Nurhaliza
Deretan Bos Terkaya Startup di Indonesia, Ada William Tanuwijaya hingga Nadiem Makarim
Bos Terkaya Startup di Indonesia, Salah Satunya Nadiem Makarim. Foto: iNews.id

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Deretan bos terkaya startup di Indonesia menarik untuk dibahas. Pasalnya, dalam usia yang masih terhitung muda, mereka sudah mendirikan startup yang kini telah berkembang pesat di Tanah Air.

Terlebih, beberapa ada yang telah berstatus unicorn dan merupakan perusahaan rintisan yang mempunyai nilai valuasi lebih dari USD1 miliar. Di mana ini membuktikan perkembangan startup di Indonesia ebegitu pusat.

Dalam laporan terbarunya tentang daftar 150 orang terkaya di Indonesia karena perkembangan start-up teknologi, majalah Globe Asia menyebutkan daftar tersebut mencakup empat pendiri start-up digital.

Lantas, siapa saja bos terkaya startup di Indonesia? Berikut informasinya yang iNewsBekasi.id himpun dari IDX Channel.

Bos Terkaya Startup Indonesia

1. William Tanuwijaya (Bos Startup Tokopedia)

Berdasarkan data Globe Asia, total kekayaan pendiri marketplace Tokopedia diperkirakan mencapai USD130 juta atau setara dengan Rp1,95 triliun. Tokopedia juga merupakan salah satu startup dengan rating tertinggi dan memiliki valuasi mencapai USD7 miliar tahun lalu.

2. Nadiem Makarim (Bos Startup Gojek)

Pendiri transportasi online Gojek adalah salah satu bos startup terkaya di Indonesia. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2021, pria bernama lengkap Nadiem Anwar Makarim yang menjabat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia ini memiliki kekayaan bersih hingga Rp1,175 triliun.

Gojek sendiri merupakan startup paling bernilai di Indonesia dengan valuasai sebesar USD10 miliar atau Rp144 triliun. Penilaian ini membawa Gojek ke status Decacorn.

Editor: Eka Dian Syahputra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut