Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Roy Suryo Jalani Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi Hari Ini, Siapkan Bukti dan Saksi
Advertisement . Scroll to see content

3 Larangan Tamu Ketika Ingin Hadiri Pernikahan Kaesang dan Erina, Nomor 1 Paling Penting

Sabtu, 10 Desember 2022 | 01:44 WIB
  • author Tim Okezone
3 Larangan Tamu Ketika Ingin Hadiri Pernikahan Kaesang dan Erina, Nomor 1 Paling Penting
3 Larangan Tamu Ketika Ingin Hadiri Pernikahan Kaesang dan Erina, Nomor 1 Paling Penting. Foto: Instagram

Juru Bicara Pernikahan Kaesang-Erina, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pantangan tersebut datang dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegoro (MN) X.

Dilansir dari Goodnewsfromindonesia.id, batik parang merupakan salah satu motif tertua. Parang berasal dari kata pereng, maknanya adalah 'lereng'. Pereng atau perengan merepresentasikan garis menurun secara diagonal.

Situs Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta menuliskan, Sultan Agung Hanyokrokusumo merupakan raja Mataram Islam yang memerintah pada tahun 1613-1645. Pada masa Mataram Islam, motif parang hanya boleh digunakan oleh para raja dan keturunannya (sentana).

Seiring waktu berjalan, masyarakat juga menggunakan batik dengan motif parang. Setelah masa kemerdekaan Indonesia, aturan penggunaan motif batik tersebut mengalami pelonggaran.

Namun, motif parang masih menjadi motif yang ditinggikan di lingkungan Keraton Surakarta, Yogyarakta, Mangkunegaran, dan Pakualaman.

Selain motif tertua, parang juga mengandung makna yang mendalam. Motif tersebut melambangkan petuah untuk tidak pernah menyerah. Hal tersebut layaknya ombak di lautan yang tak pernah berhenti bergerak.

Motif bataik parang memiliki makna jalinan yang tidak pernah terputus. Hal tersebut tampak dari bentuk seperti "S" yang tak terputus. Jalinan tak terputus tersebut berkaitan dengan upaya memperbaiki diri, upaya memperjuangkan kesejahteraan, dan jalinan kekeluargaan.

Editor: Fatiha Eros Perdana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut