Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Contoh Teks Singkat Khutbah Jumat 11 September 2026, Memaknai Bencana dan Azab Allah
Advertisement . Scroll to see content

Larangan Memeluk Lutut Saat Menyimak Khutbah Jumat, Begini Penjelasannya

Jum'at, 07 Januari 2022 | 09:07 WIB
  • author Tim iNews.id
Larangan Memeluk Lutut Saat Menyimak Khutbah Jumat, Begini Penjelasannya
Larangan memeluk lutut saat menyimak khutbah Jumat. (Foto: Okezone/Dok)

SHOLAT Jumat didahului terlebih dulu 2 kali khutbah. Nah selama khutbah disampaikan khatib maka ada adab-adab yang perlu diperhatikan jamaah. Salah satunya jamaah memeluk lutut (ihtiba') ketika menyimak khutbah Jumat.

Sebagaimana dijelaskan oleh para sahabat, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ternyata melarang umat Islam memeluk lutut (ihtiba') ketika menyimak khutbah Jumat. Dalam sebuah hadis yang dikutip  dari Mu’adz bin Anas Al Juhaniy, ia berkata:

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنِ الْحُبْوَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari duduk dengan memeluk lutut pada saat imam sedang berkhutbah," (HR Tirmidzi Nomor 514 dan Abu Daud Nomor 1110. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadis ini hasan).

Imam Nawawi rahimahullah, ulama besar dari mazhab Syafi'i, dalam Kitab Riyadhus Shalihin membawakan hadis tersebut dengan menyatakan: "Dimakruhkan memeluk lutut pada hari Jumat saat khatib berkhutbah karena dapat menyebabkan tertidur sehingga terluput dari mendengarkan khutbah dan khawatir pula seperti itu dapat membatalkan wudu."

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut