Banjir Bekasi Meluas! 40 Desa di 16 Kecamatan Terendam, Ribuan Warga Terdampak
Selain merendam permukiman, banjir Bekasi berdampak besar pada sektor pertanian. Di Kecamatan Pasir Tanjung, luapan Kali Cibeet merendam sekitar 45 hektare lahan padi, 7,2 hektare kolam ikan, dan 1,5 hektare tanaman lainnya.
Di Jati Baru, Kecamatan Cikarang Timur, sebanyak 10 KK mengungsi akibat luapan Kali Sadang yang merendam permukiman hingga 80 sentimeter.
“Sebagian warga memilih mengungsi mandiri. Namun, di lokasi dengan risiko tinggi, kami tetap melakukan evakuasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap Dodi.
Kepala BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis memastikan seluruh unsur terkait terus disiagakan untuk penanganan banjir Bekasi. Petugas melakukan pemantauan debit air, pendataan korban terdampak, serta pendistribusian bantuan logistik.
“Kami berkoordinasi dengan kecamatan, desa, TNI-Polri, PMI, serta relawan kebencanaan. Fokus utama kami adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak,” katanya.
Ia juga mengimbau warga Kabupaten Bekasi, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah rawan banjir, agar tetap waspada terhadap potensi hujan susulan.
“Cuaca masih cukup dinamis. Kami minta warga tetap siaga dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami akan terus memantau kondisi terkini terkait cuaca dan tindakan dari pemerintah daerah,” pungkasnya.
Editor : Wahab Firmansyah