get app
inews
Aa Text
Read Next : Pilkades Serentak 2026 di Bekasi Bakal Digital, 154 Desa Bersiap

Asal-usul 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Bekasi Misterius, BI dan Polda Turun Tangan

Kamis, 05 Februari 2026 | 10:17 WIB
header img
Temuan cacahan uang pecahan Rp100.000 di TPS liar, Setu, Kabupaten Bekasi. Foto/istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id– Temuan puluhan karung berisi cacahan uang kertas di sebuah TPS liar Kampung Serang, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menggegerkan warga. Bank Indonesia (BI) bersama Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya turun tangan untuk menyelidiki asal-usul temuan tersebut.

Sedikitnya 21 karung berisi potongan uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 ditemukan di lokasi TPS liar yang berada di lahan tidak produktif milik warga. Hingga kini, status cacahan uang tersebut masih menjadi misteri.

Kapolsek Setu AKP Usep Armansyah mengatakan, seluruh karung telah diamankan sementara oleh pemilik lahan atas arahan kepolisian guna mencegah barang bukti tercecer atau berpindah tangan.

“Ada 21 karung yang sudah dirapikan dan diamankan. Kami minta jangan diubah atau dipindahkan dulu sambil menunggu keputusan dari Bank Indonesia,” kata Usep, Kamis (29/1/2026).

Menurut Usep, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah cacahan tersebut merupakan uang rupiah asli, uang palsu, atau material lain yang menyerupai uang. Kepastian masih menunggu hasil koordinasi dengan BI dan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya.

“Kami masih menunggu hasil koordinasi dengan BI. Dari intel perbankan Polda juga masih berjalan,” ucapnya.

Selain itu, polisi turut berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi untuk menelusuri aktivitas pembuangan sampah di lokasi TPS liar tersebut. Penelusuran dilakukan hingga ke pihak yang diduga mengirim atau mengangkut limbah ke area tersebut.

TPS liar itu kerap dimanfaatkan sebagai lokasi penyortiran sampah bernilai ekonomis. Sampah yang masuk berasal dari berbagai wilayah, mulai dari lingkungan perumahan sekitar hingga luar daerah, termasuk Cibubur.

“Karena lokasinya dekat TPA Burangkeng, banyak sampah masuk. Campur antara limbah rumah tangga dan lainnya,” ujar Usep.

Sementara itu, Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi Dedi Kurniawan menyebut hasil peninjauan awal di lapangan mengindikasikan cacahan tersebut merupakan uang rupiah asli. Saat ini DLH berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menelusuri sumbernya.

“Kementerian akan menggali informasi dari pemilik lahan dan lingkungan setempat terkait sumber sampah dan alurnya,” kata Dedi.

Kasus ini mencuat setelah video yang diunggah akun Instagram @sahabatpedulilingkungan memperlihatkan potongan uang pecahan Rp50.000 hingga Rp100.000 berserakan di area TPS liar. Video yang diunggah Rabu (28/1) itu viral dan memicu beragam spekulasi warganet.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut