get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD Jabar: Kebijakan KDM Hentikan Izin Perumahan Ancam Program 3 Juta Rumah

Lippo Hibahkan 30 Hektare Lahan untuk Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo

Minggu, 08 Maret 2026 | 20:38 WIB
header img
Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani. Foto/iNews Bekasi

CIKARANG, iNewsBekasi.id - Pengembang properti Lippo Group menghibahkan lahan seluas 30 hektare kepada pemerintah sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembangunan 3 juta rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Lahan yang berada di kawasan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi itu diproyeksikan mampu menampung pembangunan sekitar 140.000 hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Jumlah tersebut diperkirakan setara dengan sekitar lima persen dari target nasional program 3 juta rumah.

CEO Lippo Group James Riady mengatakan keputusan menghibahkan lahan tersebut dilandasi keinginan perusahaan untuk mendukung program pemerintah dalam menyediakan hunian bagi masyarakat.

“Alasan kami menghibahkan tanah ini karena mendukung Presiden yang punya hati untuk rakyat,” kata James saat meninjau lokasi pembangunan di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/3/2026).

Peninjauan lokasi tersebut juga dihadiri Ketua Satgas Perumahan sekaligus Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani.

Dalam kesempatan itu, Lippo Group secara simbolis menyerahkan surat hibah lahan kepada pemerintah sebagai penanda dimulainya tahap awal pengembangan kawasan hunian tersebut.

Melalui proyek ini, pemerintah berharap kolaborasi antara sektor swasta, BUMN, dan lembaga investasi negara dapat mempercepat penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Hashim Djojohadikusumo mengatakan kebutuhan rumah layak huni di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan data pemerintah, sekitar 9 hingga 15 juta keluarga belum memiliki rumah, sementara sekitar 27 juta rumah tangga masih tinggal di rumah tidak layak huni.

Menurutnya, pembangunan sektor perumahan juga memiliki dampak ekonomi yang luas karena dapat menggerakkan lebih dari 180 sektor industri, mulai dari bahan bangunan hingga perabot rumah tangga.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada pendiri Lippo Group Muchtar Riady dan keluarga atas kontribusi lahan tersebut.

Ia menyebut pembangunan hunian di atas lahan hibah itu akan dilakukan secara bertahap dan diperkirakan mampu menghasilkan hingga sekitar 140.000 unit apartemen bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Sementara itu, Rosan Roeslani mengatakan peninjauan lokasi menjadi langkah awal untuk memastikan proyek pengembangan hunian berjalan secara terencana dan berkelanjutan.

Editor : Abdullah M Surjaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut