get app
inews
Aa Text
Read Next : Breaking News: Gunungan Sampah di TPST Bantar Bebang Longsor, Sejumlah Kendaraan Tertimbun

Korban Longsor TPST Bantargebang Dipastikan Dapat Santunan, Termasuk Pengobatan

Senin, 09 Maret 2026 | 07:21 WIB
header img
Longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Para korbam dipastikan dapat santunan. Foto: Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id - Para korban terdampak longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi dipastikan mendapat bantuan dan santunan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan, tidak saja para korban yang meninggal dunia, juga mereka yang mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan santunan akan diberikan kepada seluruh PJLP yang meninggal dunia dalam insiden tersebut melalui program BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah akan menanggung biaya pengobatan bagi korban yang mengalami luka.

"Seluruh PJLP yang meninggal dunia akan mendapatkan santunan berupa BPJS Ketenagakerjaan, sementara biaya pengobatan bagi korban yang mengalami luka akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah, serta akan diberikan santunan sosial bagi korban terdampak lainnya, termasuk pemilik warung dan pemulung yang bukan berstatus PJLP," ucap Asep dalam keterangannya. 

Selain itu, DLH DKI Jakarta juga telah mengaktifkan operasi tanggap darurat terkait longsor sampah di TPST Bantargebang. Dengan begitu, prioritas utama saat ini adalah menolong para korban.

"Kami langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat. Prioritas utama adalah keselamatan petugas, penanganan korban, serta percepatan evakuasi kendaraan yang tertimbun longsoran," tuturnya.

Berdasarkan data sementara, longsor di TPST Bantargebang menyebabkan empat orang meninggal dunia, yaitu Sumini (60), pemilik warung di sekitar lokasi; Dedi Sutrisno, sopir truk Sudin LH Jakarta Pusat; Endah Widayanti (25) pemulung; dan Irwan Suprihatin, sopir truk.

Selain korban meninggal, seorang pengemudi truk dari Sudin LH Jakarta Selatan bernama Slamet mengalami luka ringan. Dia a telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan dan kini telah diperbolehkan pulang.

Adapun alam proses evakuasi, dari total tujuh truk yang terdampak, lima unit telah berhasil dievakuasi. Sementara dua truk lainnya masih dalam proses penanganan oleh tim gabungan di lokasi.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut