Data Center Konsumsi 1,5% Listrik Dunia, Konsep Green Data Center Jadi Solusi
JAKARTA, iNewsBekasi.id – Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat mendorong kebutuhan pengolahan dan penyimpanan data dalam jumlah besar. Kondisi ini membuat data center menjadi tulang punggung utama dalam mendukung berbagai layanan digital, mulai dari aplikasi, sistem bisnis, hingga layanan berbasis cloud.
Namun di balik perannya yang krusial, operasional pusat data juga memerlukan konsumsi energi yang cukup besar. Karena itu, pengelolaan data center kini mulai diarahkan pada konsep yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Berdasarkan laporan International Energy Agency (IEA), pusat data secara global mengonsumsi sekitar 1–1,5 persen dari total penggunaan listrik dunia. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas digital di berbagai sektor.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan kebutuhan energi untuk pusat data diprediksi terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan seiring meningkatnya transformasi digital.
“Konsep green data center menjadi salah satu pendekatan yang semakin banyak diterapkan,” kata Chipta dalam keterangannya pada Jumat (13/3/2026).
Editor : Wahab Firmansyah