Gencatan Senjata 2 Pekan, Iran Sebut AS Takluk dan Terima 10 Tuntutan untuk Akhiri Perang
TEHERAN, iNewsBekasi.id – Iran mendeklarasikan kemenangan atas Amerika Serikat (AS) menyusul pengumuman Presiden AS, Donald Trump, terkait gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa (7/4/2026) malam waktu Washington DC.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan bahwa kemenangan tersebut diraih setelah AS menerima sejumlah tuntutan yang diajukan Teheran guna mengakhiri konflik berkepanjangan antara kedua negara.
"Iran meraih kemenangan besar dan memaksa AS untuk menerima rencana 10 poin," bunyi pernyataan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, seperti dilaporkan stasiun televisi pemerintah IRIB, dikutip Rabu (8/4/2026).
Dalam kesepakatan tersebut, Amerika Serikat disebut menyetujui sejumlah poin penting yang menjadi tuntutan utama Iran. Salah satunya adalah pengakuan prinsip non-agresi terhadap Iran.
"Amerika Serikat mengakui prinsip non-agresi terhadap Iran, mengakui kendali Iran yang berkelanjutan atas Selat Hormuz," demikian isi pernyataan tersebut.
Selain itu, AS juga dilaporkan memberikan sejumlah konsesi strategis lainnya. Iran diizinkan melanjutkan program pengayaan uranium tanpa hambatan, serta seluruh sanksi primer dan sekunder terhadap negara tersebut dicabut.
Tak hanya itu, resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) disebut akan dibatalkan. Dalam kesepakatan tersebut, AS juga dikabarkan bersedia membayar ganti rugi atas kerusakan perang yang terjadi.
Kesepakatan itu juga mencakup penarikan seluruh pasukan militer AS dari kawasan Timur Tengah serta penghentian konflik di berbagai front yang selama ini berlangsung.
Langkah ini dinilai menjadi titik penting dalam dinamika hubungan Iran dan Amerika Serikat yang telah lama memanas di kawasan geopolitik global.
Editor: Wahab Firmansyah