Menkeu Purbaya Bicara Soal Utang RI Hampir Rp1.000 Triliun: Masih Jauh dari Batas Bahaya
Dia juga menyoroti masih adanya pandangan negatif terkait utang pemerintah tanpa melihat perbandingan dengan negara lain.
“Jadi kalau dilihat dari itu, harusnya Anda muji-muji kita. Cuma kan nggak pernah kan? Kenapa Anda lihat dari sisi negatif terus? Sisi lihat, sisi komparatif,” ujarnya.
Berdasarkan data DJPPR, mayoritas utang pemerintah berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8.652,89 triliun. Nilai tersebut naik Rp265,66 triliun dibanding akhir tahun 2025.
Sementara itu, pinjaman pemerintah tercatat sebesar Rp1.267,52 triliun atau meningkat Rp16,85 triliun selama kuartal pertama 2026.
Pemerintah memastikan strategi pembiayaan negara tetap dilakukan secara terukur guna menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor: Wahab Firmansyah