7 Aturan Baru Piala Dunia 2026 yang Bikin Pemain Tak Bisa Buang Waktu Lagi
Pemain yang ditarik keluar lapangan wajib meninggalkan area permainan maksimal dalam 10 detik setelah papan pergantian diangkat atau wasit memberi sinyal.
Jika pemain sengaja memperlambat proses pergantian, pemain pengganti tidak diizinkan masuk hingga pertandingan berjalan satu menit pada penghentian berikutnya.
Pemain yang mendapatkan pemeriksaan atau perawatan medis di lapangan wajib keluar terlebih dahulu setelah pertandingan kembali dimulai.
Mereka baru diperbolehkan masuk lagi setelah satu menit permainan berjalan. Regulasi ini diterapkan untuk mengurangi praktik cedera taktis yang sering digunakan untuk memperlambat tempo pertandingan.
IFAB juga memperketat hukuman terhadap tindakan tidak sportif. Pemain yang menutup mulut saat berkonfrontasi dengan lawan atau perangkat pertandingan dapat langsung diberikan kartu merah jika dianggap menyembunyikan ucapan diskriminatif.
Selain itu, pemain maupun ofisial tim yang melakukan aksi walk-off atau meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit juga akan langsung diganjar kartu merah.
Dalam aturan baru, kartu kuning tunggal akan dihapus setelah fase grup dan kembali dihapus seusai babak perempat final.
Dengan demikian, pemain yang hanya menerima satu kartu kuning di fase grup tidak akan membawa akumulasi ke babak gugur. Setelah perempat final, akumulasi juga dibersihkan agar pemain tidak absen pada semifinal atau final akibat hukuman kartu dari pertandingan sebelumnya.
Aturan baru tersebut diperkirakan akan membuat pertandingan di Piala Dunia 2026 berlangsung lebih cepat, disiplin, dan minim drama buang waktu yang selama ini kerap memicu kontroversi.
Editor : Wahab Firmansyah